Zona Jatim
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Surabaya
    • Malang Raya
    • Banyuwangi
  • Edukasi
  • Properti
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Travel
  • Olahraga
  • News
    • Nasional
    • Surabaya
    • Malang Raya
    • Banyuwangi
  • Edukasi
  • Properti
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Travel
  • Olahraga
No Result
View All Result
Zona Jatim
No Result
View All Result
  • News
  • Edukasi
  • Properti
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Travel
  • Olahraga
Home Ekonomi

Bukan Salah Kebijakan Lokal Semata, Ketidakpastian Ekonomi Akibat US Iran War Adalah Mimpi Buruk Semua Negara

Ketidakpastian Ekonomi akibat dari US Iran War telah memaksa seluruh negara untuk menanggung "pajak perang".

Ardy Septian Putra by Ardy Septian Putra
June 18, 2026
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Bukan Salah Kebijakan Lokal Semata, Ketidakpastian Ekonomi Akibat US Iran War Adalah Mimpi Buruk Semua Negara

Ilustrasi generated by Gemini

0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatAppQRCode

ZonaJatim – Di tengah lonjakan harga kebutuhan pokok dan bahan bakar, sangat mudah bagi masyarakat untuk menuding telunjuk dan menyalahkan kebijakan pemerintah lokal sebagai dalang utama kehancuran daya beli. Namun, melihat realita perekonomian saat ini dengan kacamata sempit adalah sebuah kesalahan fatal. Badai ketidakpastian ekonomi yang melanda saat ini bukan lahir dari ruang vakum di dalam negeri. Pecahnya US Iran War telah menciptakan guncangan tektonik yang meruntuhkan stabilitas rantai pasok global. Nyatanya, kondisi ekonomi dunia sedang berada dalam fase tergelapnya, dan mimpi buruk ini dirasakan merata oleh seluruh negara, tanpa memandang status sebagai negara berkembang maupun adidaya.

RELATED POSTS

Daftar Harga BBM Terbaru Hari Ini 10 Juni 2026, Pertamax dan Pertamax Green Melonjak

Dongkrak Produk Lokal, Olivia Bakery Gandeng UMKM Mojokerto Lewat Kemasan Oleh-Oleh Eksklusif

Rupiah Ngeri-Ngeri Sedap Tembus Rp 18.000: Tarik-Menarik Antara Ekonomi Indonesia dan Kebijakan Populis

Amerika Serikat dan Eropa Tercekik Lonjakan Harga Energi

Kawasan Barat yang selama ini dianggap memiliki fundamental ekonomi yang kebal terhadap krisis nyatanya kini ikut sempoyongan. Harga energi yang melonjak gila-gilaan akibat konflik di Timur Tengah telah memicu krisis biaya hidup yang mengancam stabilitas politik negara-negara adidaya.

Inflasi AS Terus Meroket Akibat Meroketnya Harga Bensin

Mengutip dari Reuters (dalam laporan yang terus diperbarui hingga 11 Juni 2026), tingginya harga bensin kemungkinan besar kembali mendorong naik angka inflasi konsumen Amerika Serikat pada bulan Mei lalu. Laporan ini membuktikan bahwa negara yang terlibat langsung dalam konflik tersebut pun tidak luput dari kehancuran ekonomi internal. Melansir dari The Guardian (9 Juni 2026), kondisi ekonomi di AS sendiri dirasakan sangat berat oleh kelas menengah dan bawah. Menariknya, di tengah kepanikan pasar ini, muncul berbagai retorika politik, termasuk dari tokoh seperti Donald Trump yang menyatakan bahwa harga gas “belum terlalu tinggi” demi kepentingan politik tertentu, padahal kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa masyarakat AS sedang tercekik oleh biaya transportasi dan logistik yang melonjak tajam.

Anomali Inggris: Inflasi Stabil di Tengah Krisis

Meski sebagian besar negara Barat mengalami lonjakan inflasi yang mengerikan, Inggris menunjukkan dinamika yang sedikit berbeda. Mengutip dari laporan terbaru The Guardian (17 Juni 2026), inflasi di Inggris (UK) secara mengejutkan tercatat stabil di tengah konflik Iran dan lonjakan harga bahan bakar global. Hal ini bukan berarti mereka tidak terdampak, melainkan ada kemungkinan bahwa guncangan harga energi ini diredam sementara oleh kebijakan pengetatan moneter dari Bank of England (BoE) atau pergeseran pola konsumsi masyarakatnya. Walau inflasi ditahan, tekanan terhadap industri manufaktur dan distribusi di Inggris tetap berada di ambang batas kritis.

Asia Menjerit: Dari Negeri Sakura hingga Indonesia

Bergeser ke benua Asia, dampaknya jauh lebih langsung dan merusak. Negara-negara Asia sebagian besar adalah importir bersih (net importer) energi, sehingga setiap peluru yang ditembakkan di Timur Tengah langsung terasa dampaknya pada harga beras dan bahan bakar di Asia.

Ketergantungan Minyak Jepang yang Berbahaya

Jepang, sebagai salah satu raksasa ekonomi Asia, kini berada di ujung tanduk. Melansir dari BBC, ekonomi Jepang sangat bergantung pada pasokan minyak dari Iran dan kawasan Teluk lainnya. Blokade dan eskalasi militer di Selat Hormuz membuat pasokan energi menuju Tokyo menjadi tidak menentu. Ketergantungan historis yang tinggi terhadap minyak Timur Tengah ini membuat industri otomotif dan manufaktur Jepang kelabakan menghadapi biaya operasional yang meningkat hingga dua kali lipat, mengancam resesi yang lebih dalam di negeri matahari terbit tersebut.

Kelas Menengah Indonesia Terpukul Kenaikan Pertamax

Kembali ke realita di Tanah Air, guncangan ekonomi dunia ini memaksa pemerintah mengambil langkah pahit. Mengutip dari Jakarta Globe, kenaikan harga Pertamax yang terjadi secara tiba-tiba diproyeksikan akan sangat menyakiti kelas menengah Indonesia. Pemerintah berupaya mati-matian menahan harga Pertalite agar tetap sama demi melindungi masyarakat kelas bawah dari jurang kemiskinan ekstrem. Namun, masyarakat kelas menengah yang jumlahnya sangat masif kini harus menanggung beban ganda: gaji yang stagnan dan harga bahan bakar non-subsidi yang membengkak seiring naiknya harga minyak global akibat US-Iran War.

ADVERTISEMENT

Kesimpulan

Pandangan bahwa Indonesia sedang hancur sendirian adalah sebuah miskonsepsi yang keliru. Data dari berbagai penjuru dunia dengan jelas memaparkan realita yang ada: Amerika Serikat bergulat dengan inflasi dari bensin, Inggris mati-matian menjaga kestabilan indikator ekonominya, dan Jepang terancam krisis pasokan karena ketergantungannya pada Iran. US-Iran War telah memaksa seluruh dunia membayar “pajak perang” dalam bentuk harga barang yang mencekik. Selama ketidakpastian geopolitik ini masih membayangi, maka kondisi ekonomi dunia akan terus berada di dalam mode bertahan hidup (survival mode).

Tags: Analisis OpiniEkonomi Globalharga bbmInflasi 2026Perang AS-Iran
ShareTweetSendScan
Ardy Septian Putra

Ardy Septian Putra

Penulis SEO berbasis riset seputar tren teknologi, game, otomotif, dan ekonomi

Related Posts

Harga BBM terbaru hari ini
Ekonomi

Daftar Harga BBM Terbaru Hari Ini 10 Juni 2026, Pertamax dan Pertamax Green Melonjak

June 10, 2026
Olivia Bakery
News

Dongkrak Produk Lokal, Olivia Bakery Gandeng UMKM Mojokerto Lewat Kemasan Oleh-Oleh Eksklusif

June 7, 2026
Rupiah Ngeri-Ngeri Sedap Tembus Rp 18.000: Tarik-Menarik Antara Ekonomi Indonesia dan Kebijakan Populis
Ekonomi

Rupiah Ngeri-Ngeri Sedap Tembus Rp 18.000: Tarik-Menarik Antara Ekonomi Indonesia dan Kebijakan Populis

June 6, 2026
Food Court Baseball UNESA
Ekonomi

Dukung Cashless Campus, Food Court Baseball UNESA Utamakan Pembayaran QRIS

May 21, 2026
MA NU Gondanglegi ke Sentra Batik Sukun
News

Siswa MANU Gondanglegi Kunjungi Edukatif Sentra Batik Sukun, Eksplorasi Nilai Seni dan Bisnis Batik

April 29, 2026
UMKM bordir khas Malang ZAMA
Malang

UMKM Bordir Khas Malang ZAMA Wakili Indonesia di World Expo Osaka 2025, Angkat Budaya dan Bordir ke Panggung Dunia

July 15, 2025

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended Stories

Kabupaten dengan Akses Air Minum Layak Terendah

Daftar 10 Kabupaten dengan Akses Air Minum Layak Terendah di Jawa Timur 2025: Lamongan Paling Rendah

April 21, 2026
Kegiatan Isya Keliling dan Ngaji Bareng

Wabup Malang Ajak Warga Makmurkan Masjid Lewat Kegiatan Isya Keliling dan Ngaji Bareng di Pakisaji

May 31, 2025
Pesantren Sepakbola eLKISI Mojokerto

Pesantren Sepakbola eLKISI Mojokerto Resmi Diluncurkan, Coach Indra Sjafri Beri Apresiasi

May 11, 2026

Popular Stories

  • Rayon SPMB Kota Malang

    Daftar Lengkap Rayon SPMB Kota Malang Jalur Domisili SMA 2025 Berdasarkan Kelurahan dan Sekolah Tujuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apa Itu Rayon di SPMB 2025? Panduan Lengkap Jalur Domisili di Kota Malang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gema Selawat di Fesban ASMR Voll 2 Remaja Musholla Al-Mustaqim Sidoarjo, Rajut Cinta dan Kedamaian Lewat Seni Al-Banjari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penuh Dedikasi, Gus Ilyas Amanatul Ummah Mojokerto Raih Penghargaan Innovator Pendidikan Indonesia 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buktikan Madrasah Mampu Bersaing, MA Nurudz Dholam Sampang Borong 5 Piala di FLS3N 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Zona Jatim

© 2026 .

Zona Jatim Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak dan Alamat
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Artikel

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Surabaya
    • Malang Raya
    • Banyuwangi
  • Edukasi
  • Properti
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Travel
  • Olahraga

© 2026 .