Bojonegoro, ZonaJatim – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik Kolaboratif (KKN-TK) Universitas Bojonegoro (Unigoro) Kelompok 02 menggelar pelatihan pembuatan kerajinan dari sampah plastik di Balai Desa Tondomulo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Sabtu (18/07/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Transformasi Limbah melalui Kreasi dan Inovasi” ini diikuti oleh ibu-ibu PKK Desa Tondomulo dengan tujuan memberikan keterampilan dalam memanfaatkan sampah plastik menjadi kerajinan yang bernilai guna.
Untuk memberikan materi yang lebih aplikatif, KKN-TK Unigoro Kelompok 02 menghadirkan Tri Retno Rahayu sebagai narasumber. Retno sendiri dikenal sebagai salah satu pelaku usaha yang telah mendalami pembuatan kerajinan berbahan dasar sampah plastik dan berhasil memasarkan berbagai hasil karyanya.
Dalam pelatihan tersebut, Retno mempraktekkan secara langsung tahapan pembuatan kerajinan dari sampah plastik, mulai dari pemilahan bahan, teknik pengolahan, hingga proses perakitan menjadi produk yang menarik.
Peserta kemudian mempraktikkan setiap tahapan dengan pendampingan dari narasumber dan mahasiswa KKN-TK Unigoro Kelompok 02.
Dalam kesempatan tersebut, Retno juga menjelaskan bahwa bahan baku kerajinan sangat mudah diperoleh. Sampah plastik yang digunakan tidak hanya berasal dari limbah rumah tangga, seperti bungkus kopi, minyak goreng, deterjen, dan kemasan produk lainnya, tetapi juga dapat dikumpulkan dari warung kopi maupun toko-toko yang menghasilkan banyak kemasan plastik bekas.
Menurutnya, setelah dibersihkan dan dipilah sesuai jenisnya, sampah plastik tersebut dapat diolah menjadi berbagai produk kerajinan yang memiliki nilai jual. Harga produk kerajinan dimulai dari sekitar Rp50.000, dengan nilai yang menyesuaikan ukuran, tingkat kerumitan pembuatan, serta jenis dan jumlah bahan plastik yang digunakan.
“Sampah plastik tidak harus berakhir menjadi limbah. Dengan kreativitas dan ketelatenan, sampah plastik dapat diolah menjadi berbagai kerajinan yang memiliki nilai guna sekaligus nilai jual. Hasilnya tidak hanya membantu mengurangi sampah, tetapi juga dapat dipasarkan sehingga menjadi peluang tambahan penghasilan bagi masyarakat,” ujar Tri Retno Rahayu selaku narasumber.
Kegiatan berlangsung dengan penuh antusias. Ibu-ibu PKK aktif mengikuti setiap sesi, mulai dari penyampaian materi hingga praktik pembuatan kerajinan. Hasil karya yang dibuat selama pelatihan menunjukkan semangat peserta dalam mempelajari teknik baru yang dapat diterapkan kembali di rumah.
Melalui kegiatan ini, KKN-TK Universitas Bojonegoro Kelompok 02 berharap keterampilan yang diperoleh selama pelatihan dapat terus dikembangkan oleh ibu-ibu PKK Desa Tondomulo.
Selain menjadi aktivitas yang produktif, keterampilan tersebut diharapkan mampu mendorong lahirnya berbagai kreasi inovatif dari sampah plastik yang bernilai ekonomi serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan.











