BATU, ZonaJatim – Peresmian Graha Arshaka IKA-PMII Kota Malang menjadi salah satu momentum penting dalam pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) IV IKA-PMII Kota Malang di Kota Batu, Minggu (26/7/2026).
Kehadiran gedung tersebut tidak hanya menjadi simbol organisasi, tetapi juga diproyeksikan sebagai ruang kolaborasi bagi alumni, kader, dan masyarakat sipil untuk melahirkan berbagai gagasan yang bermanfaat bagi publik.
Muscab IV yang berlangsung di Graha Arshaka, Jalan Semeru II Gang 1, Kelurahan Pendem, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, dihadiri ratusan alumni dan kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII).
Sejumlah agenda digelar dalam satu rangkaian, mulai dari bazar UMKM, seminar kewirausahaan, musyawarah organisasi, peluncuran buku sejarah PMII Cabang Malang, hingga pemberian penghargaan IKA-PMII Award 2026.
Ketua Umum IKA-PMII Kota Malang, Muhammad Nuruddin, mengatakan Graha Arshaka diharapkan menjadi tempat bertemunya berbagai ide yang dapat diwujudkan menjadi solusi nyata bagi masyarakat.
“Dengan adanya graha ini, diharapkan pula muncul gagasan dari gerakan kader dan masyarakat sipil untuk memberikan kontribusi yang nyata. Solusi yang kongkrit untuk masyarakat. Di tengah negara yang tidak baik-baik saja,” ujarnya.
Pria yang akrab disapa Gus Din itu menambahkan, keberadaan Graha Arshaka juga ditujukan sebagai wadah pendidikan kebangsaan dan demokrasi yang dibangun melalui gerakan pemikiran, bukan kepentingan politik praktis.

Menurutnya, sinergi antara kader, alumni, dan masyarakat menjadi modal penting untuk menghasilkan kontribusi yang lebih luas bagi bangsa.
Selain peresmian gedung, Muscab IV juga ditandai dengan peluncuran pembangunan Masjid Al-Halim melalui prosesi peletakan batu pertama. Doa untuk pembangunan masjid dipimpin Rais Syuriah PCNU Kota Malang K.H. Muhtadi Ridwan, kemudian dilanjutkan peletakan batu pertama oleh Wali Kota Batu Nurochman, Ketua Umum PB IKA-PMII Fathan Subchi, K.H. Robikin Emhas, serta Hasanuddin Wahid.

Wali Kota Batu, Nurochman, menyambut baik kehadiran Graha Arshaka di wilayahnya. Ia menyatakan Pemerintah Kota Batu terbuka untuk membangun kolaborasi dengan IKA-PMII agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat lebih luas.
Pelaksanaan Muscab IV sendiri diawali dengan berbagai kegiatan praacara, seperti rapat penyusunan draf musyawarah pada 16 Juni 2026, ziarah ke makam para pendiri dan tokoh PMII Kota Malang pada 16 Juli 2026, hingga tasyakuran Graha Arshaka bersama warga sekitar pada 23 Juli 2026.
Selama kegiatan berlangsung, suasana Graha Arshaka juga diramaikan bazar UMKM yang diikuti pelaku usaha dari berbagai rayon dan komisariat PMII Kota Malang. Panitia turut menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang mendapat antusiasme peserta.

Seminar bertajuk UMKM Naik Kelas menjadi agenda lain yang menarik perhatian peserta. Dalam pemaparannya, Aqib Ardiansyah dan Siti Munfaqiroh mengajak para pelaku usaha untuk membangun pola pikir yang tepat sebelum mengembangkan bisnis.
Keduanya menilai keberanian menghadapi kegagalan dan keluar dari zona nyaman menjadi bekal penting bagi pelaku UMKM yang ingin berkembang.
Pada forum musyawarah organisasi, peserta juga menetapkan kepengurusan baru dengan memilih Edi Purwanto sebagai Ketua IKA-PMII Kota Malang masa khidmat 2026–2031.
Ketua Umum PW IKA-PMII Jawa Timur, Thoriqul Haq, mengapresiasi jalannya Muscab IV yang berlangsung melalui mekanisme musyawarah mufakat. Menurutnya, proses tersebut mencerminkan semangat kekeluargaan yang terus dijaga dalam organisasi.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan peluncuran buku Jejak Sejarah PMII Cabang Malang karya Fauzan Alfas serta penyerahan penghargaan IKA-PMII Award 2026 kepada sejumlah tokoh. Seluruh agenda berlangsung lancar berkat dukungan berbagai pihak, termasuk Pertamina Hulu Energi dan BNI.












