Sidoarjo, Zonajatim.net – Program Participatory Action Research (PAR) bidang mitigasi bencana yang diinisiasi oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Agama Islam (IAI) Al Khoziny resmi diresmikan dalam rangkaian acara Penutupan KKN Desa Banjarpanji. Program ini merupakan hasil kolaborasi antara mahasiswa KKN, Pemerintah Desa Banjarpanji, dan pengurus Desa Tangguh Bencana (Destana) Banjarpanji sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana, khususnya banjir yang kerap terjadi setiap tahun.
Sebelum pelaksanaan program, mahasiswa KKN melakukan serangkaian diskusi dan koordinasi bersama Pemerintah Desa Banjarpanji serta Ketua Destana Banjarpanji untuk mengidentifikasi kebutuhan dan kondisi kebencanaan di wilayah desa. Dari hasil diskusi tersebut, lahirlah program mitigasi bencana yang disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat setempat.
Program PAR yang diresmikan meliputi Peta Potensi Bencana, Peta Administrasi Desa, Plakat Jalur Evakuasi, dan Plakat Titik Kumpul yang ditempatkan di beberapa lokasi strategis di Desa Banjarpanji. Selain sebagai media informasi, fasilitas tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat dalam memahami langkah-langkah yang harus dilakukan ketika menghadapi kondisi darurat akibat bencana.
Dalam kegiatan peresmian, mahasiswa KKN juga memberikan sosialisasi singkat kepada masyarakat mengenai komponen-komponen yang terdapat dalam program mitigasi bencana tersebut. Masyarakat diperkenalkan pada fungsi masing-masing peta dan plakat, termasuk penjelasan mengenai jalur evakuasi yang aman, lokasi titik kumpul, serta informasi wilayah yang memiliki potensi risiko bencana. Selain itu, masyarakat juga diberikan edukasi mengenai cara memindai (scan) barcode yang tersedia pada papan informasi untuk mengakses informasi digital terkait mitigasi bencana dan profil wilayah secara lebih lengkap.
Kepala Desa Banjarpanji menyampaikan apresiasi terhadap program yang telah dilaksanakan oleh mahasiswa KKN. Menurutnya, program ini sangat relevan dengan kondisi desa yang hampir setiap tahun terdampak banjir.
“Program ini sangat membantu masyarakat Desa Banjarpanji yang hampir setiap tahun mengalami bencana banjir. Kami berharap fasilitas yang telah dibuat dapat dimanfaatkan dengan baik dan menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Destana Banjarpanji, Zainur, menilai bahwa program PAR yang dihasilkan mahasiswa KKN memberikan kontribusi positif terhadap upaya mitigasi bencana di desa. Ia berharap peta dan plakat yang telah dipasang dapat menjadi sarana edukasi sekaligus panduan bagi masyarakat ketika menghadapi kondisi darurat.
“Program ini membantu upaya mitigasi bencana yang ada di Desa Banjarpanji. Semoga dengan adanya peta dan plakat yang telah dibuat, masyarakat dapat lebih memahami langkah-langkah yang harus dilakukan saat terjadi bencana dan fasilitas ini dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang,” ungkapnya.

Koordinator Desa KKN IAI Al Khoziny, Kevin Maulana, menjelaskan bahwa program PAR dirancang tidak hanya sebagai kegiatan pengabdian selama masa KKN, tetapi juga sebagai bentuk kontribusi berkelanjutan bagi masyarakat.
“Kami berharap program PAR ini dapat terus memberikan manfaat meskipun masa KKN telah berakhir. Kami juga berharap pemerintah desa dapat melanjutkan, menjaga, dan mengembangkan program ini sehingga kebermanfaatannya dapat dirasakan oleh masyarakat dalam jangka waktu yang lebih panjang,” tuturnya.
Peresmian program PAR ditandai dengan penyerahan berita acara oleh perwakilan mahasiswa KKN kepada Kepala Desa Banjarpanji sebagai simbol serah terima program kepada pemerintah desa. Dengan penyerahan tersebut, seluruh hasil program mitigasi bencana secara resmi menjadi bagian dari fasilitas yang dapat dimanfaatkan dan dikembangkan oleh masyarakat Desa Banjarpanji.
Program PAR mitigasi bencana ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat budaya sadar bencana di tengah masyarakat serta mendorong terwujudnya Desa Banjarpanji yang lebih tangguh dalam menghadapi risiko bencana di masa mendatang.










