Zona Jatim
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Surabaya
    • Malang Raya
    • Banyuwangi
  • Edukasi
  • Properti
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Travel
  • Olahraga
  • News
    • Nasional
    • Surabaya
    • Malang Raya
    • Banyuwangi
  • Edukasi
  • Properti
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Travel
  • Olahraga
No Result
View All Result
Zona Jatim
No Result
View All Result
  • News
  • Edukasi
  • Properti
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Travel
  • Olahraga
Home Properti

Daftar 10 Kabupaten dengan Akses Air Minum Layak Terendah di Jawa Timur 2025: Lamongan Paling Rendah

Imam Abu Hanifah by Imam Abu Hanifah
April 21, 2026
Reading Time: 4 mins read
A A
0
Kabupaten dengan Akses Air Minum Layak Terendah
0
SHARES
14
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatAppQRCode

ZonaJatim.net – Akses air minum layak di Jawa Timur tahun 2025 masih menunjukkan ketimpangan antarwilayah, khususnya di tingkat kabupaten.

RELATED POSTS

KKN-TK Unigoro Kelompok 02 Tingkatkan Nilai Limbah Peternakan Lewat Pelatihan Pupuk Organik Cair

Transformasi Limbah melalui Kreasi dan Inovasi, KKN-TK Unigoro Kelompok 02 Gelar Pelatihan Kerajinan dari Sampah Plastik di Desa Tondomulo

Pelatihan Budidaya Jamur Janggel di Desa Bareng, Mahasiswa Unigoro Ubah Bonggol Jagung Jadi Peluang Usaha

Daftar 10 kabupaten dengan akses air minum layak terendah pada 2025 memperlihatkan bahwa faktor geografis, keterbatasan infrastruktur, hingga kondisi lingkungan menjadi penyebab utama belum meratanya layanan air bersih.

Berdasarkan data publikasi Provinsi Jawa Timur Dalam Angka 2026 (Tabel 4.3.9), masih terdapat sejumlah kabupaten yang mencatatkan persentase akses air minum layak di bawah rata-rata. Kondisi ini menunjukkan bahwa sebagian masyarakat masih bergantung pada sumber air yang tidak memenuhi standar kesehatan.

Daftar 10 Kabupaten dengan Akses Air Minum Layak Terendah

Berikut adalah daftar 10 kabupaten dengan akses air minum layak terendah di Jawa Timur tahun 2025 yang menjadi perhatian dalam penyediaan layanan air bersih.

1. Kabupaten Lamongan — 86,48 persen

Kabupaten Lamongan menjadi wilayah dengan akses air minum layak terendah di Jawa Timur, yakni hanya 86,48 persen. Artinya, lebih dari 13 persen rumah tangga masih menggunakan sumber air yang tidak layak.

Wilayah pesisir utara (pantura) seperti Paciran, Brondong, dan Solokuro menghadapi masalah intrusi air laut yang menyebabkan air tanah menjadi payau. Kondisi ini membuat sumur tidak dapat diandalkan sebagai sumber air minum. Di sisi lain, jaringan distribusi air bersih belum menjangkau seluruh wilayah, sehingga masyarakat harus membeli air atau menggunakan sumber alternatif yang berisiko.

2. Kabupaten Pacitan — 86,55 persen

Kabupaten Pacitan berada di posisi kedua dengan 86,55 persen. Meski mengalami peningkatan signifikan dalam beberapa tahun terakhir, wilayah ini masih menghadapi tantangan besar. Karakteristik geografis berupa kawasan karst membuat air sulit tersimpan di dalam tanah.

Saat musim kemarau, banyak desa mengalami kekeringan dan bergantung pada distribusi air tangki. Sumber air seperti tadah hujan dan mata air alami yang belum terlindungi masih menjadi andalan masyarakat.

3. Kabupaten Trenggalek — 86,65 persen

Kabupaten Trenggalek mencatat angka 86,65 persen. Sama seperti Pacitan, wilayah ini memiliki banyak kawasan karst yang menyulitkan pembangunan sumber air permanen.

Daerah seperti Panggul dan Munjungan kerap mengalami keterbatasan air bersih, terutama saat musim kemarau panjang. Infrastruktur air bersih yang belum merata memperparah kondisi tersebut.

4. Kabupaten Bangkalan — 95,48 persen

Kabupaten Bangkalan di Pulau Madura mencatatkan akses sebesar 95,48 persen. Namun, angka ini justru mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya.

Kondisi ini menjadi perhatian karena wilayah pesisir Bangkalan rentan terhadap intrusi air laut yang menurunkan kualitas air tanah. Selain itu, faktor musim kemarau juga dapat memengaruhi ketersediaan air bersih.

5. Kabupaten Situbondo — 95,16 persen

Kabupaten Situbondo memiliki akses air minum layak sebesar 95,16 persen. Wilayah pesisir yang panjang membuat beberapa daerah mengalami kesulitan air bersih, terutama saat kemarau.

Sungai yang mengering dan keterbatasan jaringan distribusi menjadi kendala utama dalam pemenuhan kebutuhan air minum layak.

6. Kabupaten Gresik — 95,76 persen

Kabupaten Gresik mencatatkan angka 95,76 persen. Meski dikenal sebagai kawasan industri yang berbatasan dengan Kota Surabaya, beberapa wilayah pesisir utara seperti Ujungpangkah dan Panceng masih menghadapi persoalan air payau. Hal ini menunjukkan bahwa perkembangan industri belum sepenuhnya diimbangi dengan pemerataan infrastruktur air bersih.

7. Kabupaten Sampang — 96,87 persen

Kabupaten Sampang menunjukkan peningkatan cukup signifikan hingga mencapai 96,87 persen. Perbaikan infrastruktur air bersih mulai berdampak positif, meski masih ada sebagian kecil masyarakat yang belum terlayani. Tantangan utama tetap berasal dari kondisi geografis dan keterbatasan distribusi.

8. Kabupaten Bojonegoro — 98,10 persen

Kabupaten Bojonegoro mencatatkan akses sebesar 98,10 persen. Sebagai daerah penghasil minyak dan gas, Bojonegoro memiliki potensi pendanaan yang besar. Namun, wilayah selatan yang berbukit masih menghadapi kendala distribusi air bersih, sehingga belum seluruh masyarakat menikmati akses yang sama.

9. Kabupaten Tuban — 99,32 persen

Kabupaten Tuban mencatatkan angka tinggi sebesar 99,32 persen. Meski demikian, beberapa wilayah pesisir masih memerlukan perhatian, terutama terkait kualitas air tanah. Infrastruktur yang relatif baik membuat Tuban lebih unggul dibanding wilayah pantura lainnya.

10. Kabupaten Sumenep — 99,26 persen

Kabupaten Sumenep menutup daftar dengan 99,26 persen. Sebagai wilayah kepulauan, Sumenep memiliki tantangan unik dalam distribusi air bersih, terutama di pulau-pulau kecil. Masyarakat di wilayah terpencil masih mengandalkan air hujan dan sumber lokal yang rentan terhadap perubahan musim.

Faktor Penyebab Rendahnya Akses Air Minum Layak

Tiga kabupaten dengan akses terendah—Lamongan, Pacitan, dan Trenggalek—memiliki kesamaan dalam hal kondisi geografis yang menantang. Lamongan menghadapi intrusi air laut di wilayah pesisir, sementara Pacitan dan Trenggalek didominasi kawasan karst yang sulit menyimpan air tanah.

ADVERTISEMENT

Untuk mengatasi persoalan ini, diperlukan langkah strategis seperti pembangunan jaringan perpipaan yang lebih luas, pemanfaatan teknologi pengolahan air seperti reverse osmosis, serta perlindungan sumber air alami. Selain itu, pembangunan embung dan penampungan air hujan juga menjadi solusi penting di wilayah rawan kekeringan.

Ketimpangan akses air minum layak di Jawa Timur tahun 2025 masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi pemerintah daerah. Meskipun sebagian wilayah telah mencapai hampir 100 persen, masih ada kabupaten yang tertinggal jauh di bawah angka tersebut.

Upaya pemerataan infrastruktur air bersih perlu dipercepat agar seluruh masyarakat dapat menikmati hak dasar atas air minum yang aman dan layak. Tanpa intervensi yang tepat, kesenjangan ini berpotensi terus berlanjut dan memengaruhi kualitas hidup masyarakat di wilayah terdampak.

Tags: akses air minumjawa timur dalam angka
ShareTweetSendScan
Imam Abu Hanifah

Imam Abu Hanifah

SEO Specialist dan jurnalis yang aktif menulis berita terkini di jawa timur, termasuk kota Malang, Surabaya dan informasi terkini lainnya

Related Posts

KKN-TK Unigoro Kelompok 02
News

KKN-TK Unigoro Kelompok 02 Tingkatkan Nilai Limbah Peternakan Lewat Pelatihan Pupuk Organik Cair

July 21, 2026
kerajinan dari sampah plastik
Ekonomi

Transformasi Limbah melalui Kreasi dan Inovasi, KKN-TK Unigoro Kelompok 02 Gelar Pelatihan Kerajinan dari Sampah Plastik di Desa Tondomulo

July 21, 2026
Pelatihan budidaya jamur janggel di Desa Bareng
News

Pelatihan Budidaya Jamur Janggel di Desa Bareng, Mahasiswa Unigoro Ubah Bonggol Jagung Jadi Peluang Usaha

July 21, 2026
kekeringan di Desa Sugihwaras
News

Alirkan Kepedulian, KKNTK Kelompok 15 Unigoro Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Desa Sugihwaras

July 20, 2026
Kerja Sama UM dan Kyung In Women University
News

Kerja Sama UM dan Kyung In Women University Buka Beasiswa Penuh Student Exchange ke Korea Selatan

July 20, 2026
Penutupan MPLS SDN Kedungsari
News

Meriahkan Penutupan MPLS SDN Kedungsari, Mahasiswa KKN-TK Unigoro Outbound ke Bendungan Gongseng

July 20, 2026
Next Post
TKA SD Jawa Timur 2026

Partisipasi Capai 99,5 Persen, TKA SD Jawa Timur 2026 Diikuti 408 Ribu Peserta

Kecurangan UTBK 2026

Kecurangan UTBK 2026 Terbongkar: 2.940 Data Janggal Ditemukan di Hari Pertama

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended Stories

Campus Hiring Indofood UM

Campus Hiring Indofood UM Perkuat Link and Match Kampus dengan Dunia Industri

June 29, 2026
KKN-TK Unigoro Kelompok 10

KKN-TK Unigoro Kelompok 10 Resmi Mengabdi di Desa Trenggulunan, Usung Pemetaan Sumber Mata Air Berbasis Geolistrik

July 16, 2026
Food Court Baseball UNESA

Dukung Cashless Campus, Food Court Baseball UNESA Utamakan Pembayaran QRIS

May 21, 2026

Popular Stories

  • Rayon SPMB Kota Malang

    Daftar Lengkap Rayon SPMB Kota Malang Jalur Domisili SMA 2025 Berdasarkan Kelurahan dan Sekolah Tujuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apa Itu Rayon di SPMB 2025? Panduan Lengkap Jalur Domisili di Kota Malang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gema Selawat di Fesban ASMR Voll 2 Remaja Musholla Al-Mustaqim Sidoarjo, Rajut Cinta dan Kedamaian Lewat Seni Al-Banjari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KKN-TK Kelompok 14 Unigoro Dorong Kolaborasi Mahasiswa dan Masyarakat Kembangkan Potensi Desa Bareng

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mahasiswa KKNTK Unigoro Kelompok 09 Gelar Edukasi Pengelolaan Sampah untuk Tingkatkan Kesadaran Masyarakat Desa Clebung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Zona Jatim

© 2026 .

Zona Jatim Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak dan Alamat
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Artikel

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Surabaya
    • Malang Raya
    • Banyuwangi
  • Edukasi
  • Properti
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Travel
  • Olahraga

© 2026 .