Zona Jatim
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Surabaya
    • Malang Raya
    • Banyuwangi
  • Edukasi
  • Properti
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Travel
  • Olahraga
  • News
    • Nasional
    • Surabaya
    • Malang Raya
    • Banyuwangi
  • Edukasi
  • Properti
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Travel
  • Olahraga
No Result
View All Result
Zona Jatim
No Result
View All Result
  • News
  • Edukasi
  • Properti
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Travel
  • Olahraga
Home Ekonomi

Daya Saing Indonesia Merosot Tajam Dalam Ranking Global IMD 2026, Dibawah Malaysia Dan Vietnam

ikhwan by ikhwan
June 30, 2026
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Daya Saing Indonesia Merosot Tajam
0
SHARES
27
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatAppQRCode

ZonaJatim – Daya Saing Indonesia Merosot Tajam dalam laporan terbaru World Competitiveness Ranking (WCR) 2026 yang dirilis International Institute for Management Development (IMD). Indonesia kini berada di posisi ke-48 dunia, turun delapan tingkat dibanding tahun sebelumnya yang masih menempati urutan ke-40.

RELATED POSTS

Ancaman Mengerikan di Balik Infrastruktur Teknologi AI: Harga Gadget Melambung Hingga Risiko Keruntuhan Ekonomi

Blunder atau Terobosan? Integrasi AI Pemerintah Indonesia Targetkan PDB 12%, Tapi Apakah Iya Kita Siap?

Bukan Salah Kebijakan Lokal Semata, Ketidakpastian Ekonomi Akibat US Iran War Adalah Mimpi Buruk Semua Negara

Penurunan ini membuat posisi Indonesia semakin tertinggal dibanding sejumlah negara di Asia Tenggara. Malaysia berhasil menempati posisi ke-15 dunia, Vietnam berada di urutan ke-27, sedangkan Thailand ada di peringkat ke-30. Bahkan, Singapura kembali menjadi negara paling kompetitif di dunia versi IMD tahun ini.

Merosotnya peringkat tersebut sekaligus menjadi titik terendah Indonesia dalam lima tahun terakhir. Padahal pada 2024 lalu, Indonesia sempat melonjak hingga peringkat ke-27 dunia sebelum kembali mengalami tren penurunan selama dua tahun berturut-turut.

Laporan IMD menilai performa ekonomi Indonesia sebenarnya masih cukup solid. Pada indikator economic performance, Indonesia menempati posisi ke-24 dunia dengan skor 59,9. Namun, capaian tersebut belum mampu mengangkat daya saing secara keseluruhan karena masih terbebani lemahnya efisiensi bisnis, kualitas infrastruktur, serta efektivitas pemerintahan.

Dalam kategori efisiensi pemerintahan, Indonesia berada di posisi ke-38 dengan skor 55,1. Sementara efisiensi bisnis berada di urutan ke-50 dengan skor 40,9. Adapun infrastruktur menjadi sektor paling lemah karena hanya berada di peringkat ke-58 dengan skor 31,9.

Secara regional, Indonesia juga berada di posisi ke-14 dari 15 negara Asia Pasifik yang masuk dalam pemeringkatan IMD. Kondisi tersebut memperlihatkan tekanan persaingan global yang semakin besar di tengah berbagai tantangan domestik yang belum terselesaikan.

IMD menyoroti beberapa faktor utama yang menjadi hambatan bagi daya saing nasional. Mulai dari ancaman konfrontasi ekonomi global terhadap ketahanan energi, pertumbuhan ekonomi yang dinilai stagnan, penyesuaian alokasi anggaran pemerintah, hingga keterbatasan infrastruktur dan kualitas sumber daya manusia.

“Konfrontasi ekonomi global mengancam keamanan energi nasional; pertumbuhan ekonomi yang cukup stagnan; penyesuaian alokasi anggaran pemerintah; infrastruktur dan kompetensi sumber daya manusia yang tidak memadai; ketersediaan sumber pendanaan yang terbatas,” tulis IMD dalam laporannya, dikutip dari tempo.co.

Direktur IMD World Competitiveness Center, Arturo Bris, menegaskan bahwa ukuran ekonomi tidak lagi menjadi faktor utama dalam menentukan daya saing sebuah negara.

“Banyak negara di peringkat atas bukan ekonomi paling maju, eksportir terbesar, atau pasar terbesar, melainkan negara yang paling konsisten menegakkan supremasi hukum,” kata Bris, dikutip dari infobanknews.com.

Ia juga menekankan bahwa kredibilitas institusi menjadi faktor yang jauh lebih penting dibanding sekadar banyaknya regulasi yang dimiliki suatu negara.

“Melainkan apakah aturan tersebut benar-benar dipercaya,” imbuhnya.

Menurut IMD, negara dengan institusi yang kuat dan terpercaya akan lebih mampu bertahan menghadapi ketidakpastian global serta fragmentasi perdagangan internasional yang semakin meningkat.

ADVERTISEMENT

Dalam lima tahun terakhir, peringkat daya saing Indonesia tercatat bergerak fluktuatif. Indonesia berada di posisi 44 pada 2022, naik ke peringkat 34 pada 2023, melonjak ke posisi 27 pada 2024, lalu turun menjadi 40 pada 2025, dan kini kembali merosot ke posisi 48 pada 2026.

Penurunan tersebut menjadi sinyal bahwa Indonesia membutuhkan pembenahan mendasar, khususnya pada sektor infrastruktur, kualitas sumber daya manusia, efisiensi birokrasi, dan penguatan institusi agar mampu bersaing dengan negara-negara tetangga di kawasan Asia Tenggara.

Tags: Daya Saing Indonesia Merosot Tajamindonesia kalah dari vietnam dalam IMDpemerintah indonesiaRanking Global IMD 2026
ShareTweetSendScan
ikhwan

ikhwan

Related Posts

Gambaran ini menunjukkan teks neon bercahaya bertuliskan AI yang melayang di dalam ruang server pusat data modern yang penuh terisi, dengan deretan rak server berkapasitas tinggi berjajar di kedua sisi lantai ubin reflektif, menciptakan suasana komputasi kecerdasan buatan yang futuristik dan berteknologi tinggi.
Teknologi

Ancaman Mengerikan di Balik Infrastruktur Teknologi AI: Harga Gadget Melambung Hingga Risiko Keruntuhan Ekonomi

June 30, 2026
Integrasi AI Pemerintah Indonesia
Teknologi

Blunder atau Terobosan? Integrasi AI Pemerintah Indonesia Targetkan PDB 12%, Tapi Apakah Iya Kita Siap?

June 23, 2026
Bukan Salah Kebijakan Lokal Semata, Ketidakpastian Ekonomi Akibat US Iran War Adalah Mimpi Buruk Semua Negara
Ekonomi

Bukan Salah Kebijakan Lokal Semata, Ketidakpastian Ekonomi Akibat US Iran War Adalah Mimpi Buruk Semua Negara

June 18, 2026
Harga BBM terbaru hari ini
Ekonomi

Daftar Harga BBM Terbaru Hari Ini 10 Juni 2026, Pertamax dan Pertamax Green Melonjak

June 10, 2026
Olivia Bakery
News

Dongkrak Produk Lokal, Olivia Bakery Gandeng UMKM Mojokerto Lewat Kemasan Oleh-Oleh Eksklusif

June 7, 2026
Rupiah Ngeri-Ngeri Sedap Tembus Rp 18.000: Tarik-Menarik Antara Ekonomi Indonesia dan Kebijakan Populis
Ekonomi

Rupiah Ngeri-Ngeri Sedap Tembus Rp 18.000: Tarik-Menarik Antara Ekonomi Indonesia dan Kebijakan Populis

June 6, 2026
Next Post
Simpang Empat Patih Kota Batu

Simpang Empat Patih Kota Batu Dipoles, UMKM Diproyeksi Tumbuh

PLTS ITN Malang

PLTS ITN Malang Dikenalkan ke Kampung ProKlim Madyopuro, Warga Dibekali Kemandirian Energi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended Stories

UM Raih Akreditasi Unggul dari BAN-PT

Universitas Negeri Malang Raih Akreditasi Unggul dari BAN-PT, Mantapkan Langkah Menuju Pendidikan Berdaya Saing Global

May 31, 2025
Gus Ilyas raih Innovator Pendidikan Indonesia

Penuh Dedikasi, Gus Ilyas Amanatul Ummah Mojokerto Raih Penghargaan Innovator Pendidikan Indonesia 2026

May 9, 2026
Fesban ASMR Voll 2 Remaja Musholla Al-Mustaqim

Gema Selawat di Fesban ASMR Voll 2 Remaja Musholla Al-Mustaqim Sidoarjo, Rajut Cinta dan Kedamaian Lewat Seni Al-Banjari

May 5, 2026

Popular Stories

  • Rayon SPMB Kota Malang

    Daftar Lengkap Rayon SPMB Kota Malang Jalur Domisili SMA 2025 Berdasarkan Kelurahan dan Sekolah Tujuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apa Itu Rayon di SPMB 2025? Panduan Lengkap Jalur Domisili di Kota Malang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gema Selawat di Fesban ASMR Voll 2 Remaja Musholla Al-Mustaqim Sidoarjo, Rajut Cinta dan Kedamaian Lewat Seni Al-Banjari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penuh Dedikasi, Gus Ilyas Amanatul Ummah Mojokerto Raih Penghargaan Innovator Pendidikan Indonesia 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buktikan Madrasah Mampu Bersaing, MA Nurudz Dholam Sampang Borong 5 Piala di FLS3N 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Zona Jatim

© 2026 .

Zona Jatim Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak dan Alamat
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Artikel

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Surabaya
    • Malang Raya
    • Banyuwangi
  • Edukasi
  • Properti
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Travel
  • Olahraga

© 2026 .