Bojonegoro, ZonaJatim – Program KKN-TK Kelompok 11 Unigoro Desa Kolong resmi dimulai setelah mahasiswa Kelompok 11 Universitas Bojonegoro (Unigoro) diterima secara resmi oleh Pemerintah Desa Kolong, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Rabu (15/7/2026).
Melalui kegiatan ini, mahasiswa membawa sejumlah program unggulan yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat dan pengembangan potensi desa secara berkelanjutan.
Kegiatan pembukaan yang berlangsung di Balai Desa Kolong tersebut dihadiri oleh mahasiswa KKN-TK Kelompok 11, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Pemerintah Desa Kolong, PKK, Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), Karang Taruna, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta perwakilan STIKES Rajekwesi Bojonegoro yang saat itu juga tengah melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL).
Dalam pelaksanaan KKN TK Unigoro Desa Kolong, mahasiswa akan menjalankan berbagai program kerja yang disusun berdasarkan kebutuhan masyarakat. Program tersebut meliputi penguatan sektor pertanian, edukasi kesehatan, pemberdayaan pelaku UMKM, peningkatan kapasitas pemuda melalui Karang Taruna, hingga kegiatan yang diharapkan memberikan manfaat jangka pendek maupun dampak berkelanjutan bagi desa.
Rangkaian kegiatan diawali dengan seremoni penerimaan mahasiswa, kemudian dilanjutkan sambutan dari Ketua Kelompok KKN TK 11, Dosen Pembimbing Lapangan, dan Kepala Desa Kolong.
Kepala Desa Kolong, Harto, berharap mahasiswa mampu membangun kerja sama yang baik dengan masyarakat selama menjalankan program pengabdian.
“KKN adalah kesempatan bagi mahasiswa untuk mempraktikkan ilmu di lapangan. Kunci keberhasilannya adalah kemampuan beradaptasi dan membangun kolaborasi dengan masyarakat. Kami siap mendukung dan mengawal pelaksanaan KKN agar membawa manfaat yang berkelanjutan bagi Desa Kolong,” ujar Harto.
Pada kesempatan tersebut, mahasiswa KKN TK Kelompok 11 juga memaparkan komitmennya untuk melaksanakan seluruh program kerja secara kolaboratif dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari PKK, Gapoktan, Karang Taruna, hingga perangkat desa dan tokoh masyarakat.
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menghasilkan program yang tidak hanya selesai selama masa Kuliah Kerja Nyata berlangsung, tetapi juga dapat terus dikembangkan oleh masyarakat setelah masa pengabdian mahasiswa berakhir.
Melalui sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat, KKN-TK Kelompok 11 di Desa Kolong diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan desa, meningkatkan kapasitas masyarakat, serta mengoptimalkan potensi lokal yang dimiliki Desa Kolong.












