Zona Jatim
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Surabaya
    • Malang Raya
    • Banyuwangi
  • Edukasi
  • Properti
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Travel
  • Olahraga
  • News
    • Nasional
    • Surabaya
    • Malang Raya
    • Banyuwangi
  • Edukasi
  • Properti
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Travel
  • Olahraga
No Result
View All Result
Zona Jatim
No Result
View All Result
  • News
  • Edukasi
  • Properti
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Travel
  • Olahraga
Home Properti

10 Wilayah dengan Status Kepemilikan Bangunan Milik Sendiri Terendah di Jawa Timur 2025: Kota Surabaya Paling Rendah

Imam Abu Hanifah by Imam Abu Hanifah
April 21, 2026
Reading Time: 4 mins read
A A
0
kepemilikan bangunan milik sendiri di jawa timur
0
SHARES
5
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatAppQRCode

ZonaJatim.net – Status kepemilikan bangunan milik sendiri di Jawa Timur tahun 2025 menunjukkan disparitas mencolok antara perkotaan dan pedesaan, di mana 10 wilayah dengan persentase terendah semuanya didominasi oleh kota-kota besar dan kabupaten dengan karakteristik tertentu.

RELATED POSTS

Survei Awal KKNTK Kelompok 09 Unigoro di Desa Clebung: Petakan Masalah, Potensi, dan Gali Sejarah Asal-Usul Desa

Jaga Kearifan Lokal, Mahasiswa KKN UNIGORO Gali Sejarah Raden Bagus Lancing Kusumo hingga Batu Dakon dan Batu Silo di Sendang Clebung Bojonegoro

Seleksi Akademi Arema FC 2026 Dibuka, Kesempatan Talenta Muda Malang Wujudkan Mimpi Jadi Pesepak Bola Profesional

Fenomena ini mencerminkan tingginya mobilitas penduduk di wilayah urban, serta meningkatnya ketergantungan terhadap hunian sewa, kontrak, maupun bentuk tempat tinggal lain di luar kepemilikan pribadi.

Berdasarkan data publikasi Provinsi Jawa Timur Dalam Angka 2026 (Tabel 4.3.6), sejumlah daerah mencatatkan angka kepemilikan rumah pribadi yang relatif rendah dibanding wilayah lainnya. Kondisi ini tidak lepas dari faktor ekonomi, urbanisasi, hingga keberadaan pusat industri, pendidikan, dan pemerintahan yang mendorong kebutuhan hunian sementara.

Daftar 10 Wilayah dengan Status Kepemilikan Bangunan Milik Sendiri Terendah 

Berikut ini adalah daftar 10 kabupaten/kota dengan status kepemilikan bangunan milik sendiri terendah di Jawa Timur tahun 2025, yang menunjukkan tingginya proporsi rumah tangga yang tinggal di hunian non-milik pribadi.

1. Kota Surabaya — 62,11 persen

Kota Surabaya menempati posisi terendah dengan hanya 62,11 persen rumah tangga yang menempati bangunan milik sendiri. Artinya, sekitar 37,89 persen warga tinggal di rumah kontrak, sewa, atau kategori lainnya. Sebagai pusat bisnis dan jasa terbesar di kawasan timur Indonesia, Surabaya menjadi magnet bagi para pendatang. Tingginya kebutuhan hunian sementara seperti apartemen, kos, dan kontrakan menjadi faktor utama rendahnya kepemilikan rumah pribadi. Selain itu, banyaknya rumah dinas milik instansi pemerintah juga berkontribusi pada kategori “lainnya”.

2. Kota Madiun — 70,56 persen

Kota Madiun berada di posisi kedua dengan angka 70,56 persen. Menariknya, kota ini memiliki persentase kategori “lainnya” yang mencapai 21,98 persen, tertinggi di Jawa Timur. Hal ini menunjukkan dominasi hunian seperti rumah dinas, terutama karena keberadaan institusi pemerintahan dan fasilitas militer. Sementara itu, persentase kontrak atau sewa relatif lebih kecil.

3. Kota Kediri — 77,51 persen

Kota Kediri mencatatkan angka kepemilikan rumah pribadi sebesar 77,51 persen. Sebagai salah satu pusat industri dan perdagangan, kota ini menarik banyak tenaga kerja dari luar daerah. Kondisi tersebut mendorong meningkatnya kebutuhan hunian sewa, sementara kategori “lainnya” juga cukup tinggi akibat keberadaan fasilitas hunian non-pribadi.

ADVERTISEMENT

4. Kota Malang — 77,62 persen

Kota Malang berada tepat di bawah Kediri dengan 77,62 persen. Dikenal sebagai kota pendidikan, Malang menjadi tujuan ribuan mahasiswa setiap tahun. Kehadiran perguruan tinggi besar seperti Universitas Brawijaya, Universitas Negeri Malang, dan UIN Maulana Malik Ibrahim membuat permintaan hunian sementara seperti kos dan kontrakan meningkat signifikan.

5. Kota Blitar — 80,90 persen

Kota Blitar mencatatkan kepemilikan rumah pribadi sebesar 80,90 persen. Sebagai kota wisata sejarah yang identik dengan Soekarno, Blitar memiliki banyak penginapan dan fasilitas akomodasi. Hal ini turut meningkatkan kategori “lainnya” dalam data kepemilikan bangunan.

6. Kota Pasuruan — 85,09 persen

Kota Pasuruan mencatat angka 85,09 persen. Keberadaan kawasan industri menjadi daya tarik tenaga kerja dari luar daerah, yang umumnya memilih tinggal di rumah kontrakan atau kos. Meski demikian, tingkat kepemilikan rumah pribadi masih tergolong cukup tinggi dibanding kota besar lainnya.

7. Kota Probolinggo — 86,49 persen

Kota Probolinggo memiliki angka 86,49 persen. Sebagai pintu masuk menuju kawasan wisata Gunung Bromo, kota ini memiliki banyak fasilitas akomodasi seperti hotel dan villa, yang masuk dalam kategori “lainnya”.

8. Kabupaten Sidoarjo — 89,16 persen

Kabupaten Sidoarjo mencatat angka 89,16 persen. Sebagai salah satu pusat industri terbesar di Jawa Timur, wilayah ini dipenuhi kawasan pabrik yang menyerap tenaga kerja dari berbagai daerah. Hal ini mendorong tingginya permintaan hunian sewa di sekitar kawasan industri.

9. Kabupaten Jombang — 89,62 persen

Kabupaten Jombang berada di posisi berikutnya dengan 89,62 persen. Dikenal sebagai kota santri, Jombang memiliki banyak pondok pesantren besar. Hunian berupa asrama pesantren yang ditempati santri masuk dalam kategori “lainnya”, sehingga memengaruhi persentase kepemilikan rumah pribadi.

10. Kota Batu — 90,54 persen

Kota Batu mencatatkan angka 90,54 persen. Meski dikenal sebagai kota wisata dengan banyak hotel dan villa, mayoritas penduduk lokal tetap memiliki rumah pribadi. Hunian sewa lebih banyak digunakan oleh pekerja sektor pariwisata.

Data status kepemilikan bangunan milik sendiri di Jawa Timur tahun 2025 memperlihatkan dominasi wilayah perkotaan dalam daftar terendah. Dari 10 wilayah tersebut, sebagian besar merupakan kota dengan aktivitas ekonomi tinggi, baik di sektor industri, pendidikan, maupun pariwisata.

Fenomena ini menunjukkan bahwa urbanisasi dan mobilitas penduduk mendorong perubahan pola hunian dari kepemilikan permanen menuju hunian sewa yang lebih fleksibel.

Kota Surabaya dan Kota Madiun menjadi contoh wilayah dengan tantangan terbesar dalam penyediaan hunian terjangkau, terutama bagi pendatang dan pekerja sektor informal maupun formal.

Tags: hunian milik sendirijawa timur dalam angkastatistik properti jawa timur
ShareTweetSendScan
Imam Abu Hanifah

Imam Abu Hanifah

SEO Specialist dan jurnalis yang aktif menulis berita terkini di jawa timur, termasuk kota Malang, Surabaya dan informasi terkini lainnya

Related Posts

KKNTK Kelompok 09 Unigoro
Pendidikan

Survei Awal KKNTK Kelompok 09 Unigoro di Desa Clebung: Petakan Masalah, Potensi, dan Gali Sejarah Asal-Usul Desa

June 5, 2026
Raden Bagus Lancing Kusumo
News

Jaga Kearifan Lokal, Mahasiswa KKN UNIGORO Gali Sejarah Raden Bagus Lancing Kusumo hingga Batu Dakon dan Batu Silo di Sendang Clebung Bojonegoro

June 5, 2026
Seleksi Akademi Arema FC 2026
News

Seleksi Akademi Arema FC 2026 Dibuka, Kesempatan Talenta Muda Malang Wujudkan Mimpi Jadi Pesepak Bola Profesional

June 5, 2026
Hari Lingkungan Hidup 2026
News

Peringati Hari Lingkungan Hidup 2026, UM Perkuat Pengelolaan Sampah Berbasis TPS 3R

June 5, 2026
Produk Kuliner SMKN 1 Turen
News

Produk Kuliner SMKN 1 Turen Raih Sertifikat Halal, Bukti Komitmen Mutu Karya Siswa

June 4, 2026
Siswa SMPIT Nurul Islam Boarding School
Pendidikan

Buktikan Kualitas, Hasil TKA Siswa SMPIT Nurul Islam Boarding School Sidoarjo Lampaui Rata-Rata Nasional dan Jawa Timur

May 30, 2026
Next Post
SPEKTA III SD Insan Amanah Malang 2026

Semarak SPEKTA III SD Insan Amanah Malang 2026, 700 Siswa Tampilkan Kekayaan Budaya Jawa dan Literasi

Kabupaten dengan Akses Air Minum Layak Terendah

Daftar 10 Kabupaten dengan Akses Air Minum Layak Terendah di Jawa Timur 2025: Lamongan Paling Rendah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended Stories

sertifikasi Associate Data Scientist

UM Dorong Peningkatan Kompetensi Digital Dosen Lewat Sertifikasi Associate Data Scientist

June 12, 2025
Hari Kartini di Candi Kidal

Refleksi Hari Kartini di Candi Kidal, Memaknai Emansipasi Melalui Relief Garudeya

April 27, 2026
promo escape sale

Grand Mercure Malang Tawarkan Promo Escape Sale, Liburan Mewah Jadi Lebih Hemat

June 9, 2025

Popular Stories

  • Rayon SPMB Kota Malang

    Daftar Lengkap Rayon SPMB Kota Malang Jalur Domisili SMA 2025 Berdasarkan Kelurahan dan Sekolah Tujuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apa Itu Rayon di SPMB 2025? Panduan Lengkap Jalur Domisili di Kota Malang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gema Selawat di Fesban ASMR Voll 2 Remaja Musholla Al-Mustaqim Sidoarjo, Rajut Cinta dan Kedamaian Lewat Seni Al-Banjari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penuh Dedikasi, Gus Ilyas Amanatul Ummah Mojokerto Raih Penghargaan Innovator Pendidikan Indonesia 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buktikan Madrasah Mampu Bersaing, MA Nurudz Dholam Sampang Borong 5 Piala di FLS3N 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Zona Jatim

© 2026 .

Zona Jatim Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak dan Alamat
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Artikel

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Surabaya
    • Malang Raya
    • Banyuwangi
  • Edukasi
  • Properti
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Travel
  • Olahraga

© 2026 .