Zona Jatim
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Surabaya
    • Malang Raya
    • Banyuwangi
  • Edukasi
  • Properti
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Travel
  • Olahraga
  • News
    • Nasional
    • Surabaya
    • Malang Raya
    • Banyuwangi
  • Edukasi
  • Properti
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Travel
  • Olahraga
No Result
View All Result
Zona Jatim
No Result
View All Result
  • News
  • Edukasi
  • Properti
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Travel
  • Olahraga
Home News

Produk Kuliner SMKN 1 Turen Raih Sertifikat Halal, Bukti Komitmen Mutu Karya Siswa

Rofi Nur Hayati by Rofi Nur Hayati
June 4, 2026
Reading Time: 4 mins read
A A
0
Produk Kuliner SMKN 1 Turen
0
SHARES
102
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatAppQRCode

MALANG, ZonaJatim – Produk kuliner SMKN 1 Turen kembali mencatatkan prestasi membanggakan. Sejumlah produk hasil karya siswa dari konsentrasi keahlian kuliner berhasil memperoleh sertifikat halal, sebagai bukti bahwa produk yang dikembangkan telah memenuhi standar kehalalan dan kualitas yang dibutuhkan masyarakat.

RELATED POSTS

KKN-TK Unigoro Kelompok 02 Tingkatkan Nilai Limbah Peternakan Lewat Pelatihan Pupuk Organik Cair

Transformasi Limbah melalui Kreasi dan Inovasi, KKN-TK Unigoro Kelompok 02 Gelar Pelatihan Kerajinan dari Sampah Plastik di Desa Tondomulo

Pelatihan Budidaya Jamur Janggel di Desa Bareng, Mahasiswa Unigoro Ubah Bonggol Jagung Jadi Peluang Usaha

ADVERTISEMENT

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMKN 1 Turen, Aulia Arie Fatmi, S.E., M.M., mengatakan bahwa sertifikasi halal menjadi salah satu bentuk jaminan bagi konsumen bahwa produk yang dihasilkan telah memenuhi standar kehalalan sekaligus kualitas yang baik.

Menurutnya, keberhasilan memperoleh sertifikat halal juga menjadi prestasi tersendiri bagi sekolah dan siswa karena produk yang diajukan telah mendapatkan pengakuan resmi dari lembaga terkait.

“Masyarakat pengennya ketika membeli ada keyakinan kalau produk yang mereka konsumsi itu adalah produk yang halal. Karena masyarakat saat ini juga sangat memahami pentingnya pengakuan halal itu,” ujar Aulia, Selasa (2/6/2026).

Ia menambahkan bahwa sekolah berupaya menjawab kebutuhan tersebut agar produk yang dibuat siswa tidak hanya dikenal di lingkungan internal sekolah, tetapi juga diterima lebih luas oleh masyarakat.

“Nah, kita juga merespons itu (halal), supaya kita mendapat pengakuan secara umum, enggak hanya di dalam saja (lingkungan sekolah) tetapi di luar juga,” imbuhnya.

Produk Kuliner SMKN 1 Turen
Kepala SMKN 1 Turen, Dr. Suyitno, M.Pd, saat meninjau langsung project kolaborasi siswa (Foto: Dok.)

Apresiasi terhadap pencapaian tersebut juga disampaikan Kepala SMKN 1 Turen, Dr. Suyitno, M.Pd. Saat meninjau pelaksanaan proyek kolaborasi yang menjadi bagian dari Penilaian Sumatif Akhir Semester (PSAS), ia menyempatkan diri melihat berbagai produk kuliner hasil karya siswa.

Dalam kesempatan itu, Suyitno menilai siswa telah menunjukkan kreativitas sekaligus kemampuan membaca kebutuhan masyarakat, termasuk pentingnya sertifikasi halal sebagai nilai tambah sebuah produk.

“Saya melihat anak-anak sangat kreatif di dalam menciptakan produk. Yang penting adalah bagaimana anak belajar kepekaan sosial, bagaimana anak bisa bekerja dengan tim,” tutur Suyitno.

Produk Kuliner SMKN 1 Turen Kini Bersertifikat Halal, Jadi Bukti Mutu dan Kepercayaan Masyarakat

Aulia menjelaskan bahwa keberadaan sertifikat halal semakin memperkuat daya saing produk kuliner yang dibuat siswa. Selain memberikan rasa aman bagi konsumen, sertifikasi tersebut juga menjadi bukti bahwa produk telah melalui proses verifikasi sesuai standar yang ditetapkan.

Dengan demikian, masyarakat dapat lebih percaya terhadap kualitas maupun kelayakan konsumsi produk yang dihasilkan oleh siswa SMKN 1 Turen.

“Dengan adanya sertifikat halal yang kita pegang, kita jadi punya nilai lebih. Nilai lebihnya bahwa kita dipercaya masyarakat, produk-produk kita layak konsumsi dan juga dipastikan kehalalannya,” terang Aulia.

Dalam proses pengurusan sertifikasi halal, sekolah bekerja sama dengan lembaga sertifikasi halal Masjid Istiqlal Jakarta. Seluruh proses pendampingan diberikan tanpa biaya kepada sekolah.

Aulia mengungkapkan bahwa tahapan sertifikasi membutuhkan waktu yang cukup panjang. Proses diawali dengan visitasi ke sekolah untuk memastikan bahan baku dan peralatan yang digunakan memenuhi standar. Setelah dinyatakan layak, produk kemudian didaftarkan melalui sistem aplikasi dan menjalani pengujian fisik.

“Sudah sekitar 6 bulan atau satu semester, termasuk visitasi sampai keluar sertifikat halal untuk 8 produk yang kita ajukan,” jelasnya.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Malang, Dr. Dwi Anggraeni, S.Pd., M.Pd., yang turut menghadiri gelaran PSAS di halaman aula SMKN 1 Turen pun berharap produk hasil karya siswa dapat terus dikembangkan dan dijual.

Melalui langkah ini, diharapkan dapat mendorong para murid untuk memiliki jiwa entrepreneur dan menjadi wirausahawan muda sejak dini.

“Kami sangat mengapresiasi dan berharap produk bisa dijual dan dikembangkan serta murid mampu menjadi entrepreneur dan wirausahawan muda”, tuturnya di sela acara.

PSAS Berbasis Proyek Kolaboratif Ukur Kompetensi Siswa Secara Menyeluruh

Selain keberhasilan memperoleh sertifikat halal, pelaksanaan Penilaian Sumatif Akhir Semester (PSAS) berbasis proyek kolaboratif juga menjadi salah satu program unggulan yang tengah berjalan di SMKN 1 Turen. Kegiatan tersebut berlangsung mulai 25 Mei hingga 8 Juni 2026.

Semester ini menjadi kali kedua sekolah menerapkan model PSAS berbasis proyek kolaborasi setelah sebelumnya sukses dilaksanakan pada semester ganjil.

psas smkn 1 turen
Penilaian Sumatif Akhir Semester (PSAS) berbasis proyek kolaboratif lintas jurusan SMKN 1 Turen yang turut dihadiri Kacabdin Kab Malang, Dr. Dwi Anggraeni, S.Pd., M.Pd (Foto: Dok.)

Aulia menjelaskan bahwa model penilaian tersebut dirancang untuk melihat pencapaian kompetensi siswa secara lebih menyeluruh, tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga keterampilan praktik dan karakter.

“Kita ingin mengukur ketercapaian kompetensi siswa secara utuh, secara holistik. Artinya tidak hanya mengukur secara skill kognitif saja atau pengetahuan teori saja, tetapi pengetahuan siswa, baik secara praktik maupun sikap dan afektifnya saja,” beber Aulia.

Melalui proyek kolaboratif, sekolah juga berupaya mengasah kemampuan nonteknis atau soft skill yang sangat dibutuhkan di dunia kerja saat ini.

“Jadi melalui project kolaborasi ini, kita tidak hanya tau skill hard-nya saja tapi juga soft skill. Harapannya dengan project ini, anak-anak punya gambaran tentang apa saja yang terjadi di dunia kerja saat ini dan disesuaikan dengan realita kebutuhan saat ini,” tambahnya.

psas smkn 1 turen
Kacabdin Kab Malang, Dr. Dwi Anggraeni, S.Pd., M.Pd saat meninjau karya siswa SMKN 1 Turen yang dipamerkan dalam PSAS (Foto: Dok.)

Sementara itu, Suyitno menegaskan bahwa pendidikan masa kini harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak cukup diukur melalui nilai akademik semata.

“Pendidikan era sekarang tidak hanya fokus pada nilai-nilai kognitif dan akademis. Pada akhirnya hanya berupa daftar nilai, tetapi kata kuncinya adalah pendidikan harus berdampak,” tegas Suyitno.

Ia berharap proses pembelajaran yang dijalankan sekolah dapat melahirkan lulusan yang mampu menghadirkan solusi dan membawa perubahan positif di tengah masyarakat.

“Kalau bisa memberi perubahan kepada masyarakat dan juga membawa solusi bagi berbagai permasalahan yang ada di masyarakat,” tutupnya.

Tags: Produk siswa SMKN 1 TurenSMKN 1 Turen
ShareTweetSendScan
Rofi Nur Hayati

Rofi Nur Hayati

Lulusan jurusan pendidikan guru yang suka menulis seputar dunia pendidikan, sekolah, kampus, dan informasi terkini lainnya

Related Posts

KKN-TK Unigoro Kelompok 02
News

KKN-TK Unigoro Kelompok 02 Tingkatkan Nilai Limbah Peternakan Lewat Pelatihan Pupuk Organik Cair

July 21, 2026
kerajinan dari sampah plastik
Ekonomi

Transformasi Limbah melalui Kreasi dan Inovasi, KKN-TK Unigoro Kelompok 02 Gelar Pelatihan Kerajinan dari Sampah Plastik di Desa Tondomulo

July 21, 2026
Pelatihan budidaya jamur janggel di Desa Bareng
News

Pelatihan Budidaya Jamur Janggel di Desa Bareng, Mahasiswa Unigoro Ubah Bonggol Jagung Jadi Peluang Usaha

July 21, 2026
kekeringan di Desa Sugihwaras
News

Alirkan Kepedulian, KKNTK Kelompok 15 Unigoro Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Desa Sugihwaras

July 20, 2026
Kerja Sama UM dan Kyung In Women University
News

Kerja Sama UM dan Kyung In Women University Buka Beasiswa Penuh Student Exchange ke Korea Selatan

July 20, 2026
Penutupan MPLS SDN Kedungsari
News

Meriahkan Penutupan MPLS SDN Kedungsari, Mahasiswa KKN-TK Unigoro Outbound ke Bendungan Gongseng

July 20, 2026
Next Post
Revolusioner! Jajaran Gadget Nvidia RTX Spark Resmi Diperkenalkan

Revolusioner! Jajaran Gadget Nvidia RTX Spark Resmi Diperkenalkan

Rupiah Ngeri-Ngeri Sedap Tembus Rp 18.000: Tarik-Menarik Antara Ekonomi Indonesia dan Kebijakan Populis

Rupiah Ngeri-Ngeri Sedap Tembus Rp 18.000: Tarik-Menarik Antara Ekonomi Indonesia dan Kebijakan Populis

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended Stories

Mengejutkan! Main Half-Life 2 di Browser Lancar 100+ FPS Tanpa Instal

Mengejutkan! Main Half-Life 2 di Browser Lancar 100+ FPS Tanpa Instal

July 6, 2026
Tips Bangun Rumah Idaman ala Dosen Teknik Sipil UMM

Tips Bangun Rumah Idaman ala Dosen Teknik Sipil UMM

June 3, 2025
penghasil padi di Jawa Timur

Ini 7 Daerah Penghasil Padi Terbesar di Jawa Timur

June 20, 2025

Popular Stories

  • Rayon SPMB Kota Malang

    Daftar Lengkap Rayon SPMB Kota Malang Jalur Domisili SMA 2025 Berdasarkan Kelurahan dan Sekolah Tujuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apa Itu Rayon di SPMB 2025? Panduan Lengkap Jalur Domisili di Kota Malang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gema Selawat di Fesban ASMR Voll 2 Remaja Musholla Al-Mustaqim Sidoarjo, Rajut Cinta dan Kedamaian Lewat Seni Al-Banjari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KKN-TK Kelompok 14 Unigoro Dorong Kolaborasi Mahasiswa dan Masyarakat Kembangkan Potensi Desa Bareng

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mahasiswa KKNTK Unigoro Kelompok 09 Gelar Edukasi Pengelolaan Sampah untuk Tingkatkan Kesadaran Masyarakat Desa Clebung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Zona Jatim

© 2026 .

Zona Jatim Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak dan Alamat
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Artikel

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Surabaya
    • Malang Raya
    • Banyuwangi
  • Edukasi
  • Properti
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Travel
  • Olahraga

© 2026 .