Malang, ZonaJatim – Website EcoSort resmi diluncurkan oleh mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) yang tergabung dalam kolaborasi UM BBM X RASA DAYA BEM UM 2026 sebagai terobosan inovatif dalam digitalisasi pengelolaan sampah di Desa Oro-Oro Ombo, Kecamatan Batu, Kota Batu. Platform ini dihadirkan untuk memperkuat edukasi lingkungan sekaligus mempermudah pendataan sampah secara digital, sehingga diharapkan mampu mendorong terciptanya pengelolaan sampah yang lebih efektif, terukur, dan berkelanjutan.
Peluncuran Website EcoSort menjadi agenda utama dalam rangkaian kegiatan Eco Sort Trash Walk yang digelar pada Minggu, 19 Juli 2026. Program ini merupakan wujud nyata pengabdian masyarakat yang memadukan inovasi teknologi dengan pemberdayaan masyarakat dalam menghadapi persoalan sampah yang masih menjadi tantangan di berbagai daerah.

Website EcoSort dikembangkan sebagai platform digital edukasi lingkungan yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah sejak dari sumbernya. Melalui platform ini, masyarakat dapat mengakses berbagai informasi mengenai jenis-jenis sampah, tata cara pemilahan yang benar, hingga metode pengolahan sampah berdasarkan prinsip Reduce, Reuse, dan Recycle (3R).
Tidak hanya berfungsi sebagai media edukasi, Website EcoSort juga dilengkapi fitur tabulasi data sampah desa. Fitur tersebut memungkinkan perangkat desa dan pengelola lingkungan mencatat volume serta jenis sampah secara digital dan berkala. Kehadiran sistem ini diharapkan mampu menghasilkan data yang lebih akurat sebagai dasar penyusunan kebijakan maupun program pengelolaan sampah di tingkat desa.
Dengan menggabungkan edukasi, pendataan, dan partisipasi masyarakat dalam satu platform, Website EcoSort menjadi jembatan kolaborasi antara warga, pemerintah desa, perguruan tinggi, dan berbagai pemangku kepentingan untuk mewujudkan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Website EcoSort Didukung Pemerintah Kota Batu dan Universitas Negeri Malang
Peluncuran Website EcoSort mendapatkan dukungan penuh dari Pemerintah Kota Batu dan Universitas Negeri Malang. Peresmian platform dilakukan langsung oleh Wali Kota Batu, Nurochman, bersama Wakil Rektor III UM, Prof. Dr. Markus Diantoro, M.Si.
Kehadiran kedua tokoh tersebut memperlihatkan kuatnya sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam menghadirkan solusi nyata bagi persoalan lingkungan. Dukungan lintas sektor ini diharapkan mampu mempercepat transformasi digital dalam pengelolaan sampah sekaligus memperkuat budaya peduli lingkungan di tengah masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Batu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu, Direktur Kemahasiswaan dan Alumni (DKA) UM Prof. Dr. Eng. Ir. Siti Sendari, S.T., M.T., Pembina BEM UM Dr. Dewi Ratna Sulistina, S.ST., S.Keb., Bdn., M.Keb., serta Kepala Desa Oro-Oro Ombo sebagai tuan rumah pelaksanaan program Belajar Bersama Masyarakat (BBM) UM.
Dalam sambutannya, Wali Kota Batu Nurochman memberikan apresiasi tinggi terhadap inovasi yang dihadirkan mahasiswa melalui Website EcoSort. Menurutnya, kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat menjadi langkah penting dalam menyelesaikan berbagai persoalan nyata yang dihadapi desa.
“Saya kira saat ini memang sudah saatnya kita bersama-sama. Tidak mungkin kita tidak melakukan kolaborasi. Maka ketika kolaborasi mahasiswa dengan masyarakat, tentu kita berharap hasil-hasil dari kolaborasi itu bisa menyelesaikan persoalan-persoalan konkret yang ada di tengah masyarakat,” ujar Nurochman.
Nurochman juga menilai tantangan terbesar dalam pengelolaan sampah bukan hanya menyediakan fasilitas, melainkan membangun konsistensi masyarakat untuk memilah sampah sejak dari rumah. Menurutnya, Website EcoSort memiliki potensi besar menjadi sarana edukasi yang mempermudah masyarakat membangun kebiasaan tersebut secara berkelanjutan.
EcoSort Ditargetkan Menjadi Model Pengelolaan Sampah Digital
Melalui pengembangan Website EcoSort, mahasiswa UM berharap program pengabdian masyarakat tidak berhenti sebagai agenda seremonial semata. Platform ini dirancang agar terus dimanfaatkan sebagai sistem edukasi sekaligus pendataan sampah yang terintegrasi sehingga mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Dengan dukungan pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan masyarakat, Desa Oro-Oro Ombo ditargetkan menjadi role model desa mandiri sampah berbasis teknologi digital di Kota Batu. Ke depan, Website EcoSort diharapkan dapat direalisasikan dan direplikasi di berbagai wilayah lain sehingga mampu mempercepat transformasi digital dalam pengelolaan sampah, meningkatkan kualitas lingkungan, sekaligus menjadi langkah inspiratif dalam membangun budaya pengelolaan sampah yang modern, efektif, dan berkelanjutan.











