Pasuruan, ZonaJatim – Digitalisasi UMKM terus menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah di era teknologi. Komitmen tersebut diwujudkan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 123 Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya melalui program penambahan titik lokasi pelaku usaha di Google Maps di Desa Pohgedang, Kabupaten Pasuruan.
Program ini bertujuan memudahkan masyarakat menemukan lokasi UMKM sekaligus meningkatkan visibilitas usaha lokal melalui platform digital. Melalui digitalisasi UMKM, para pelaku usaha diharapkan mampu menjangkau konsumen yang lebih luas, memperkuat promosi, dan meningkatkan peluang pertumbuhan ekonomi desa.
Digitalisasi UMKM Dorong Pelaku Usaha Lebih Mudah Ditemukan
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN menyasar berbagai jenis usaha yang tersebar di Desa Pohgedang. Beberapa sektor yang menjadi sasaran meliputi usaha mebel, industri rumahan pengolahan keripik, aneka camilan, hingga berbagai usaha mikro lainnya yang sebelumnya belum memiliki titik lokasi di Google Maps.
Program ini diawali dengan pendataan seluruh pelaku UMKM yang berada di beberapa dusun, yakni Dusun Talang, Dusun Pijeng, Dusun Krajan, dan Dusun Pohdoyong. Setelah proses pendataan selesai, mahasiswa melakukan survei langsung ke lokasi usaha untuk memastikan titik koordinat secara akurat.
Selain menentukan lokasi, tim KKN juga mendokumentasikan tempat usaha dan melengkapi berbagai informasi pendukung, seperti nama usaha dan kategori bisnis, sebelum seluruh data didaftarkan ke Google Maps. Langkah ini menjadi bagian penting dalam proses digitalisasi UMKM agar informasi usaha dapat diakses masyarakat secara mudah melalui internet.
Program Mendapat Sambutan Positif dari Pelaku UMKM
Pelaksanaan program mendapat respons positif dari para pelaku usaha di Desa Pohgedang. Salah satu pemilik usaha springbed di Dusun Talang mengungkapkan bahwa program serupa sebenarnya pernah direncanakan pada pelaksanaan KKN sebelumnya.
Namun, saat itu proses penambahan titik lokasi belum dapat direalisasikan karena keterbatasan akses jaringan internet di Desa Pohgedang. Berkat pelaksanaan KKN Kelompok 123 UINSA tahun ini, program tersebut akhirnya dapat diwujudkan sehingga para pelaku usaha kini memiliki lokasi usaha yang tercantum di Google Maps.
Keberhasilan tersebut menjadi langkah nyata dalam mendukung digitalisasi UMKM, terutama bagi pelaku usaha yang selama ini masih mengandalkan promosi secara konvensional.
Sembilan UMKM Berhasil Terdaftar di Google Maps
Melalui program ini, sebanyak sembilan UMKM berhasil didaftarkan ke Google Maps. Beberapa di antaranya adalah Tusuk Sate Bu Mujayana, Yusuf Mebel dan Jahit Bu Farida, Lontong Bu Yusro, serta sejumlah pelaku usaha lainnya yang berada di Desa Pohgedang.
Dengan adanya titik lokasi tersebut, masyarakat kini dapat lebih mudah menemukan berbagai usaha lokal saat melakukan pencarian melalui Google Maps. Kehadiran informasi digital ini juga diharapkan membantu calon pelanggan dari luar desa untuk mengetahui lokasi usaha secara lebih cepat dan akurat.
Selain memberikan kemudahan bagi konsumen, keberadaan lokasi digital juga meningkatkan kredibilitas usaha karena informasi yang ditampilkan dapat diakses selama 24 jam melalui perangkat seluler maupun komputer.
Google Maps Menjadi Sarana Promosi yang Efektif
Pemanfaatan Google Maps menjadi salah satu bentuk digitalisasi UMKM yang dinilai efektif dalam mendukung pemasaran usaha. Saat konsumen mencari produk atau layanan tertentu, lokasi usaha yang telah terdaftar memiliki peluang lebih besar untuk muncul dalam hasil pencarian sehingga meningkatkan potensi kunjungan pelanggan.
Bagi pelaku usaha mikro, keberadaan titik lokasi digital juga dapat mempermudah proses promosi melalui media sosial. Pemilik usaha cukup membagikan tautan lokasi kepada calon pelanggan sehingga mereka dapat langsung memperoleh petunjuk arah menuju tempat usaha.
Langkah sederhana tersebut menjadi solusi yang relevan bagi UMKM desa untuk mulai beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital tanpa harus mengeluarkan biaya besar.
Diharapkan Mampu Meningkatkan Potensi Ekonomi Desa
Program yang dilaksanakan mahasiswa KKN Kelompok 123 UINSA ini tidak hanya bertujuan mempermudah masyarakat menemukan lokasi pelaku usaha, tetapi juga menjadi upaya memperkenalkan potensi ekonomi Desa Pohgedang kepada masyarakat yang lebih luas.
Melalui digitalisasi UMKM, pelaku usaha diharapkan memperoleh kesempatan yang lebih besar untuk memperluas jangkauan pasar, meningkatkan promosi, dan menarik lebih banyak konsumen dari luar daerah. Program ini juga menjadi langkah awal dalam membangun ekosistem ekonomi desa yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Ke depan, keberadaan titik lokasi UMKM di Google Maps diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para pelaku usaha untuk terus mengembangkan bisnis mereka. Dengan semakin banyak UMKM yang hadir di platform digital, potensi ekonomi lokal Desa Pohgedang pun diharapkan semakin dikenal dan mampu memberikan kontribusi positif terhadap kesejahteraan masyarakat setempat.











