Zona Jatim
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Surabaya
    • Malang Raya
    • Banyuwangi
  • Edukasi
  • Properti
    • Arsitektur dan Interior
    • Perumahan
    • Serba-serbi Properti
    • Jual Beli Sewa Properti
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Travel
  • Olahraga
  • News
    • Nasional
    • Surabaya
    • Malang Raya
    • Banyuwangi
  • Edukasi
  • Properti
    • Arsitektur dan Interior
    • Perumahan
    • Serba-serbi Properti
    • Jual Beli Sewa Properti
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Travel
  • Olahraga
No Result
View All Result
Zona Jatim
No Result
View All Result
  • News
  • Edukasi
  • Properti
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Travel
  • Olahraga
Home News

Budidaya Maggot di Desa Kenep Jadi Langkah Inovatif MMD UB Kelompok 44 Bantu Peternak Ayam

Udin by Udin
August 13, 2026
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Budidaya maggot
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatAppQRCode

Bojonegoro, ZonaJatim  – Budidaya maggot menjadi salah satu inovasi yang dikenalkan Mahasiswa Membangun Desa (MMD) Universitas Brawijaya (UB) Kelompok 44 melalui program Kenep Biofeed di Desa Kenep, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro. Program tersebut menyasar penerima Program Gerakan Beternak Ayam Petelur Mandiri (GAYATRI) dengan mengangkat dua persoalan sekaligus, yakni pengelolaan limbah organik rumah tangga dan kebutuhan pakan tambahan bagi ayam.

RELATED POSTS

Yudisium Fapet Unikama 2026 Jadi Awal Baru, Dekan Dorong Lulusan Terus Berkarya dan Berprestasi

Kerja Sama UM dan UNISMA Perkuat Tridharma, Buka Jalan Menuju Kelas Dunia

Liga Desa Torongrejo 2026 Resmi Dibuka Wali Kota Batu, Semangat Kebersamaan Jadi Sorotan

Kegiatan yang digelar di Balai Desa Kenep itu tidak sekadar menghadirkan penyuluhan. Para peserta juga diajak melihat langsung proses budidaya melalui demplot sekaligus mempraktikkan tahapan dasar pemeliharaan maggot Black Soldier Fly (BSF). Pendekatan praktik tersebut dipilih agar peserta tidak hanya memahami materi secara teori, tetapi juga memiliki gambaran mengenai penerapannya di lingkungan rumah.

Program Kenep Biofeed berangkat dari kondisi peternak yang masih menghadapi biaya pakan ayam. Pada saat yang sama, sisa bahan pangan dari aktivitas rumah tangga masih banyak yang berpotensi dimanfaatkan. Melalui budidaya maggot BSF, MMD UB mengenalkan alternatif pengelolaan limbah organik yang dapat dikembangkan sekaligus menjadi sumber pakan tambahan untuk ternak ayam.

Maggot BSF dalam program tersebut ditempatkan sebagai pakan tambahan dan bukan sebagai pengganti seluruh kebutuhan pakan ayam. Penggunaan secara bertahap dan terukur menjadi bagian penting dari edukasi kepada penerima manfaat agar penerapan teknologi sederhana tersebut tetap dilakukan secara tepat.

Dalam kegiatan penyuluhan, mahasiswa menjelaskan siklus hidup Black Soldier Fly serta tahapan dasar budidaya maggot. Materi yang diberikan mencakup persiapan media, pemilahan bahan organik, pemeliharaan larva, pengaturan kelembapan, pengendalian bau dan hama, hingga proses pemanenan.

Sejumlah bahan organik rumah tangga seperti sisa sayuran, kulit buah, nasi, ampas tahu, ampas kelapa, serta bahan pangan lunak dapat dimanfaatkan setelah melalui proses pemilahan. Langkah tersebut menjadi bagian penting karena tidak semua limbah rumah tangga dapat digunakan sebagai media budidaya.

Peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai bahan yang harus dipisahkan dari media. Plastik, kaca, logam, benda tajam, bahan yang terpapar zat kimia, serta limbah dengan kandungan garam atau minyak yang terlalu tinggi tidak dimasukkan ke dalam media budidaya. Pemilahan dilakukan agar proses pengolahan limbah organik berlangsung lebih aman dan terkontrol.

Bagi penerima manfaat, metode praktik melalui demplot memberikan pengalaman yang lebih mudah dipahami. Bu Muzayyanah, salah satu penerima Program GAYATRI, mengaku memperoleh pengetahuan baru mengenai pemanfaatan limbah dapur melalui kegiatan tersebut.

Menurutnya, praktik secara langsung membuat proses budidaya maggot untuk pakan ayam lebih mudah dibayangkan. Ia juga melihat adanya peluang untuk mencoba metode tersebut dalam skala rumah tangga.

Selain mendapat dukungan dari peserta, kegiatan Kenep Biofeed juga difasilitasi Pemerintah Desa Kenep melalui dukungan administrasi, tempat pelaksanaan kegiatan, dan sarana penyuluhan. Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung program yang berkaitan dengan kebutuhan peternak sekaligus pengelolaan lingkungan.

Setelah kegiatan penyuluhan dan praktik selesai, program tidak berhenti pada pelaksanaan satu hari. Demplot yang telah dibuat menjadi bagian dari proses monitoring. Mahasiswa akan mengamati kondisi larva, media, tingkat kelembapan, kebersihan, bau, keberadaan hama, hingga pemanfaatan bahan organik yang digunakan.

Hasil budidaya maggot BSF tersebut nantinya akan diamati sebelum dimanfaatkan sebagai pakan tambahan ayam dalam skala terbatas. Monitoring dilakukan untuk melihat perkembangan budidaya sekaligus memastikan masyarakat memahami proses pemeliharaan secara konsisten.

Hammam Muafa menjelaskan bahwa keberhasilan Kenep Biofeed tidak semata-mata dilihat dari banyaknya maggot yang dihasilkan. Lebih dari itu, program diarahkan untuk membangun kemampuan masyarakat dalam mengelola limbah, melakukan budidaya, mencatat perkembangan, dan merawat demplot secara berkelanjutan.

“Kenep Biofeed kami rancang sebagai langkah awal untuk menjawab dua kebutuhan sekaligus, yaitu pengelolaan limbah organik dan kebutuhan pakan tambahan ayam. Penggunaan maggot tetap harus dilakukan secara bertahap, terukur, dan tidak menggantikan seluruh pakan utama,” jelas Hammam.

Program tersebut sekaligus memperkenalkan pemanfaatan limbah dapur untuk budidaya maggot sebagai bagian dari upaya mengurangi bahan organik yang berpotensi terbuang. Jika dikelola dengan baik, limbah rumah tangga yang sebelumnya dianggap tidak bernilai dapat diarahkan menjadi bagian dari proses budidaya yang memiliki manfaat bagi peternak.

ADVERTISEMENT

Dari perspektif pembangunan berkelanjutan, Kenep Biofeed juga diarahkan untuk mendukung penerapan SDG 2 atau Tanpa Kelaparan melalui penguatan praktik peternakan berkelanjutan. Program ini juga berkaitan dengan SDG 12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui pemanfaatan limbah organik.

Bagi masyarakat Desa Kenep, pengenalan budidaya maggot di Bojonegoro tersebut diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan sesaat. Pengetahuan yang diperoleh peserta dapat dikembangkan secara bertahap sesuai kemampuan dan kondisi di lapangan.

Kenep Biofeed merupakan bagian dari pelaksanaan MMD Universitas Brawijaya 2026 yang berkolaborasi dengan Program Hibah Strategis DRPM Universitas Brawijaya Tahun 2026. Program tersebut berada di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan Onni Meirezaldi, S.Sos., M.M.

Ke depan, keberlanjutan program diharapkan mendapat dukungan dari penerima manfaat, pengelola demplot, serta Pemerintah Desa Kenep. Dengan pendampingan yang konsisten, budidaya maggot berpotensi menjadi salah satu alternatif untuk menghubungkan pengelolaan limbah organik rumah tangga dengan kebutuhan pakan tambahan bagi peternak ayam di Desa Kenep.

Tags: Budidaya maggotMMD UB
ShareTweetSendScan
Udin

Udin

Related Posts

Yudisium Fapet Unikama
News

Yudisium Fapet Unikama 2026 Jadi Awal Baru, Dekan Dorong Lulusan Terus Berkarya dan Berprestasi

August 13, 2026
Kerja Sama UM dan UNISMA
News

Kerja Sama UM dan UNISMA Perkuat Tridharma, Buka Jalan Menuju Kelas Dunia

August 13, 2026
Liga Desa Torongrejo
News

Liga Desa Torongrejo 2026 Resmi Dibuka Wali Kota Batu, Semangat Kebersamaan Jadi Sorotan

August 13, 2026
Inovasi Pangan di Desa Turi
Ekonomi

Dari Jagung Jadi Beragam Olahan, KKN-TK Kelompok 19 Kenalkan Inovasi Pangan di Desa Turi

August 13, 2026
Air Bersih di Desa Clebung
News

Bantu Warga Hadapi Kekeringan, KKNTK 09 Unigoro Salurkan Air Bersih di Desa Clebung

August 13, 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 13 UPN Veteran Jatim UMKM Gunung Anyar Tambak
Kampus

Mahasiswa KKN UPN Bantu 100% Legalitas UMKM Gunung Anyar Tambak

August 11, 2026
Next Post
Yudisium Fapet Unikama

Yudisium Fapet Unikama 2026 Jadi Awal Baru, Dekan Dorong Lulusan Terus Berkarya dan Berprestasi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended Stories

korupsi Kebun Binatang Surabaya

Korupsi Kebun Binatang Surabaya, Mantan Direktur Utama Resmi Jadi Tersangka, Negara Rugi Rp10,2 Miliar

July 22, 2026
Tips Bangun Rumah Idaman ala Dosen Teknik Sipil UMM

Dosen UMM Beri Tips Sebelum Ambil Rumah KPR

June 16, 2025
Tim Voli UNAIR

Kalahkan ITS, Tim Voli UNAIR Cetak Kemenangan di POMPROV Jatim 2025

June 1, 2025

Popular Stories

  • Rayon SPMB Kota Malang

    Daftar Lengkap Rayon SPMB Kota Malang Jalur Domisili SMA 2025 Berdasarkan Kelurahan dan Sekolah Tujuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apa Itu Rayon di SPMB 2025? Panduan Lengkap Jalur Domisili di Kota Malang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lengkap! Jadwal Karnaval Malang Agustus 2026, Catat Lokasi dan Tanggalnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gema Selawat di Fesban ASMR Voll 2 Remaja Musholla Al-Mustaqim Sidoarjo, Rajut Cinta dan Kedamaian Lewat Seni Al-Banjari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengusung Pakis Green Action, Mahasiswa UPN Veteran Jatim Resmi Memulai Kuliah Kerja Nyata di Kelurahan Pakis Surabaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Zona Jatim

© 2026 .

Zona Jatim Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak dan Alamat
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Artikel

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Surabaya
    • Malang Raya
    • Banyuwangi
  • Edukasi
  • Properti
    • Arsitektur dan Interior
    • Perumahan
    • Serba-serbi Properti
    • Jual Beli Sewa Properti
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Travel
  • Olahraga

© 2026 .