Magetan, ZonaJatim – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Tahun 2026 menghadirkan inovasi melalui penyusunan Peta Digital Peternakan Ayam Desa Buluharjo sebagai upaya mendukung digitalisasi data desa. Program tersebut diharapkan mampu membantu pemerintah desa dalam memperoleh informasi yang lebih akurat mengenai persebaran usaha peternakan ayam sehingga dapat dimanfaatkan sebagai dasar penyusunan kebijakan dan perencanaan pembangunan berbasis data.
Program kerja ini dilaksanakan di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dr. Haryo Triajie, S.Pi., M.Si. Melalui pendampingannya, mahasiswa didorong untuk menghadirkan kegiatan yang tidak hanya menjadi bagian dari pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi pemerintah desa dalam meningkatkan kualitas pengelolaan data.
Penyusunan peta digital diawali dengan kegiatan observasi lapangan yang dilakukan secara langsung di setiap dusun di Desa Buluharjo. Dalam proses tersebut, mahasiswa melakukan pendataan lokasi peternakan ayam, mengidentifikasi kepemilikan usaha, mencatat jenis usaha peternakan, hingga mendokumentasikan titik koordinat di setiap lokasi yang ditemukan.
Data yang berhasil dikumpulkan kemudian diolah menjadi sebuah peta digital yang menampilkan persebaran peternakan ayam secara visual. Dengan tampilan berbasis lokasi, informasi tersebut menjadi lebih mudah dipahami, diperbarui, dan dimanfaatkan oleh pemerintah desa maupun pihak terkait dalam mendukung pengelolaan sektor peternakan.
Peta Digital Peternakan Ayam Desa Buluharjo Permudah Pendataan
Keberadaan Peta Digital Peternakan Ayam Desa Buluharjo diharapkan mampu menjadi solusi dalam proses pendataan peternakan yang selama ini masih dilakukan secara konvensional. Melalui sistem pemetaan digital, pemerintah desa dapat mengetahui persebaran usaha peternakan secara lebih cepat dan terstruktur.
Penanggung jawab program kerja, Adinda Mardiana Ulfa, mengatakan bahwa penyusunan peta digital merupakan bentuk kontribusi mahasiswa KKN dalam membantu pemerintah desa memanfaatkan teknologi untuk mendukung pembangunan.
“Melalui program ini, kami ingin membantu pemerintah desa memiliki data persebaran peternakan ayam yang lebih akurat, terstruktur, dan mudah diakses. Harapannya, peta digital ini dapat menjadi dasar dalam perencanaan pembangunan serta pengembangan potensi peternakan di Desa Buluharjo secara berkelanjutan,” ujarnya.
Menurutnya, data yang tersusun secara sistematis akan memudahkan pemerintah desa ketika menyusun berbagai program pengembangan sektor peternakan maupun pemberdayaan masyarakat yang berkaitan dengan usaha peternakan ayam.
Selain itu, informasi berbasis lokasi juga dapat menjadi referensi dalam melihat potensi wilayah yang masih dapat dikembangkan sehingga kebijakan yang diambil menjadi lebih tepat sasaran.
Dukung Transformasi Digital Desa
Program penyusunan Peta Digital Peternakan Ayam Desa Buluharjo menjadi salah satu bentuk implementasi transformasi digital di tingkat desa. Pemanfaatan teknologi informasi dalam pengelolaan data dinilai mampu meningkatkan efektivitas pelayanan sekaligus memperkuat kualitas perencanaan pembangunan.
Melalui peta digital tersebut, pemerintah desa memiliki sumber informasi yang dapat digunakan sebagai dasar dalam melakukan pendataan, evaluasi, maupun penyusunan program pembangunan sektor peternakan di masa mendatang.
Selain memberikan manfaat bagi pemerintah desa, keberadaan peta digital juga berpotensi mendukung pengembangan ekonomi masyarakat. Informasi mengenai persebaran peternakan dapat dimanfaatkan sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan program pemberdayaan peternak, pengembangan usaha, hingga peningkatan produktivitas sektor peternakan ayam sebagai salah satu potensi unggulan desa.
Digitalisasi data juga dinilai mampu menciptakan sistem informasi yang lebih modern dibandingkan metode pencatatan manual. Dengan data yang tersimpan secara lebih rapi dan mudah diakses, pemerintah desa akan lebih mudah melakukan pembaruan informasi apabila terjadi perkembangan jumlah maupun lokasi peternakan.
Komitmen Mahasiswa KKN UTM untuk Masyarakat
Melalui program ini, mahasiswa KKN Kolaboratif Universitas Trunojoyo Madura menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Penyusunan peta digital tidak hanya menjadi bentuk penerapan ilmu pengetahuan selama menjalani perkuliahan, tetapi juga menjadi kontribusi nyata dalam mendukung tata kelola pemerintahan desa yang lebih modern.
Bimbingan dari Dosen Pembimbing Lapangan turut memastikan setiap tahapan kegiatan berjalan sesuai tujuan, mulai dari proses observasi, pendataan, pengolahan informasi hingga penyusunan peta digital yang dapat dimanfaatkan oleh pemerintah desa.
Ke depan, Peta Digital Peternakan Ayam Desa Buluharjo diharapkan menjadi referensi penting dalam mendukung pengambilan kebijakan berbasis data, memperkuat pembangunan desa, sekaligus mengoptimalkan potensi sektor peternakan ayam sebagai salah satu penggerak ekonomi masyarakat. Program ini juga menjadi bukti bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah desa mampu menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat serta mendukung percepatan transformasi digital hingga ke tingkat desa.












