Zona Jatim
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Surabaya
    • Malang Raya
    • Banyuwangi
  • Edukasi
  • Properti
    • Arsitektur dan Interior
    • Perumahan
    • Serba-serbi Properti
    • Jual Beli Sewa Properti
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Travel
  • Olahraga
  • News
    • Nasional
    • Surabaya
    • Malang Raya
    • Banyuwangi
  • Edukasi
  • Properti
    • Arsitektur dan Interior
    • Perumahan
    • Serba-serbi Properti
    • Jual Beli Sewa Properti
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Travel
  • Olahraga
No Result
View All Result
Zona Jatim
No Result
View All Result
  • News
  • Edukasi
  • Properti
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Travel
  • Olahraga
Home News

Belajar Dan Berkarya, Mahasiswa KKN UM 2026 Tingkatkan Kreativitas Anak Desa Arjosari Lewat Kegiatan Meronce dan Origami

Udin by Udin
July 29, 2026
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Kreativitas anak Desa Arjosari
0
SHARES
20
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatAppQRCode

Malang, ZonaJatim – Kreativitas anak Desa Arjosari terus dikembangkan melalui program Belajar dan Berkarya yang digelar mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) dalam kegiatan UM Belajar Bersama Masyarakat (UM BBM) 2026. Program edukatif ini menghadirkan aktivitas meronce gelang dan membuat origami sebagai media pembelajaran kreatif yang mampu melatih keterampilan, motorik halus, sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri anak-anak di Desa Arjosari, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang.

RELATED POSTS

Seminar Hari Santri 2026 di Unikama: Kupas 4 Rahasia Keajaiban Rezeki dan Spiritualitas Kampus

Cek Bansos Kemensos 2026: Panduan Praktis Cek Penerima PKH, BPNT, dan 4 Syaratnya

Jadwal Kapal Ketapang Gilimanuk 2026: Rute, Tarif Resmi Ferizy, dan 5 Aturan Penting

Program yang dilaksanakan sepanjang Juli 2026 tersebut menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat dengan menghadirkan ruang belajar nonformal yang menyenangkan. Tidak hanya memberikan pengalaman baru bagi anak-anak, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk mengembangkan imajinasi, kreativitas, serta kemampuan berpikir melalui aktivitas yang sederhana namun penuh manfaat.

Kreativitas Anak Desa Arjosari Diasah Melalui Kegiatan Meronce dan Origami

Program Belajar dan Berkarya dibagi menjadi dua rangkaian kegiatan utama. Kegiatan pertama dilaksanakan di TPQ Darul Qur’an dengan mengajak anak-anak belajar meronce gelang menggunakan manik-manik berwarna.

ADVERTISEMENT

Sejak kegiatan dimulai, suasana tampak hidup dan penuh semangat. Mahasiswa UM BBM mendampingi setiap peserta mulai dari memilih warna manik-manik, menyusun pola, hingga merangkainya menjadi gelang yang menarik. Anak-anak terlihat antusias menuangkan ide dan imajinasi mereka melalui kombinasi warna yang berbeda-beda.

Kreativitas anak Desa Arjosari KKN UM

Selain menghasilkan gelang yang dapat dibawa pulang sebagai hasil karya pribadi, aktivitas meronce juga memiliki manfaat edukatif. Kegiatan ini membantu melatih koordinasi motorik halus, meningkatkan ketelitian, mengasah kesabaran, serta mengenalkan anak pada konsep pola dan warna sejak usia dini.

Mahasiswa UM BBM memberikan pendampingan secara langsung agar setiap peserta dapat mengikuti proses meronce dengan baik. Pendekatan yang santai membuat anak-anak lebih percaya diri untuk mencoba berbagai variasi pola sesuai kreativitas masing-masing.

Kegiatan kedua dilaksanakan di Posko Putri UM BBM melalui pelatihan membuat berbagai bentuk origami. Dalam sesi ini, mahasiswa memberikan contoh langkah demi langkah melipat kertas menjadi berbagai bentuk sederhana seperti bunga, pesawat, hewan, hingga kreasi lainnya.

Suasana belajar berlangsung interaktif karena anak-anak tidak hanya mengikuti arahan, tetapi juga saling menunjukkan hasil karya mereka kepada teman-temannya. Interaksi tersebut menciptakan lingkungan belajar yang positif sekaligus meningkatkan keberanian anak untuk mengekspresikan ide-ide kreatif.

Melalui aktivitas origami, peserta juga belajar mengenai ketelitian, koordinasi tangan, kemampuan mengikuti instruksi, serta melatih konsentrasi. Berbagai manfaat tersebut menjadikan origami sebagai salah satu media pembelajaran kreatif yang efektif bagi perkembangan anak.

Ruang Belajar Nonformal yang Menyenangkan Untuk Meningkatkan Kreativitas Anak Desa Arjosari

Program Belajar dan Berkarya dilatarbelakangi oleh pentingnya menghadirkan ruang belajar nonformal yang mampu mendukung tumbuh kembang anak secara menyeluruh. Tidak hanya berorientasi pada kemampuan akademik, kegiatan ini juga difokuskan untuk mengembangkan keterampilan, kreativitas, dan karakter anak melalui metode belajar yang menyenangkan.

Mahasiswa KKN UM memadukan unsur edukasi dengan permainan sehingga anak-anak dapat belajar tanpa merasa terbebani. Pendekatan tersebut terbukti mampu meningkatkan partisipasi peserta selama kegiatan berlangsung.

Konsep belajar sambil bermain juga memberikan pengalaman baru bagi anak-anak Desa Arjosari. Mereka tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga belajar bekerja sama, menghargai hasil karya teman, serta membangun rasa percaya diri ketika berhasil menyelesaikan setiap tantangan yang diberikan.

Program ini menjadi bukti bahwa kegiatan sederhana seperti meronce dan origami dapat memberikan dampak positif apabila dikemas secara menarik dan disesuaikan dengan kebutuhan anak-anak.

Mahasiswa KKN UM Perkuat Pengabdian kepada Masyarakat

Melalui program ini, mahasiswa UM Belajar Bersama Masyarakat (UM BBM) 2026 menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan pendidikan nonformal di tengah masyarakat. Kehadiran mahasiswa tidak hanya menjadi pelaksana program kerja, tetapi juga sebagai pendamping yang memberikan motivasi kepada anak-anak untuk terus belajar dan berkarya.

Kegiatan ini sekaligus mempererat hubungan antara mahasiswa Universitas Negeri Malang dengan masyarakat Desa Arjosari. Kolaborasi yang terjalin selama pelaksanaan program menjadi modal penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang inklusif, kreatif, dan berkelanjutan.

Bagi masyarakat, kegiatan tersebut memberikan manfaat nyata karena anak-anak memperoleh pengalaman belajar yang berbeda dari aktivitas sehari-hari. Sementara bagi mahasiswa, program ini menjadi sarana mengimplementasikan ilmu pengetahuan sekaligus meningkatkan kepedulian sosial melalui pengabdian kepada masyarakat.

Ke depan, mahasiswa berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan sehingga semakin banyak anak yang memperoleh kesempatan mengasah kreativitas, keterampilan, dan kemampuan berpikir sejak usia dini.

Program Belajar dan Berkarya menjadi salah satu contoh nyata bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat mampu menghadirkan dampak positif. Melalui kegiatan meronce dan origami, kreativitas anak Desa Arjosari tidak hanya berkembang, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi yang lebih mandiri, percaya diri, inovatif, dan siap menghadapi tantangan di masa depan.

Tags: kkn um malangKreativitas anak Desa ArjosariUniversitas Negeri Malang
ShareTweetSendScan
Udin

Udin

Related Posts

Seminar Hari Santri 2026 di Unikama
Kampus

Seminar Hari Santri 2026 di Unikama: Kupas 4 Rahasia Keajaiban Rezeki dan Spiritualitas Kampus

October 22, 2026
Masyarakat memeriksa data penerima bantuan sosial melalui layanan cek bansos kemensos
Nasional

Cek Bansos Kemensos 2026: Panduan Praktis Cek Penerima PKH, BPNT, dan 4 Syaratnya

October 22, 2026
Kapal feri penyeberangan ASDP melintasi Selat Bali sesuai jadwal kapal ketapang gilimanuk
Banyuwangi

Jadwal Kapal Ketapang Gilimanuk 2026: Rute, Tarif Resmi Ferizy, dan 5 Aturan Penting

October 22, 2026
Student Mobility Universitas Negeri Malang
Pendidikan

10 Mahasiswa Ikuti Progam Student Mobility Universitas Negeri Malang ke Malaysia

October 22, 2026
SD Insan Amanah
News

Belajar Angle Kreatif dalam Fotografi, Fotografer Senior Ajak Siswa SD Insan Amanah Ubah Visual Menarik

October 20, 2026
FIKSI 2026
News

Jatim Raih Juara Umum FIKSI 2026, Sabet 18 Medali Tingkat Nasional

October 20, 2026
Next Post
Pakis Green Action

Mengusung Pakis Green Action, Mahasiswa UPN Veteran Jatim Resmi Memulai Kuliah Kerja Nyata di Kelurahan Pakis Surabaya

Pendidikan karakter

Pendidikan Karakter Diperkuat, Wali Kota Batu Ajak Sekolah Belajar Lewat Film Teman Tegar: Maira

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended Stories

Sekolah Rakyat di Banyuwangi

Dibuka Juli 2025, Kemensos dan Kemen PU Tinjau Kesiapan Sekolah Rakyat di Banyuwangi

May 31, 2025
Pelatihan budidaya jamur janggel di Desa Bareng

Pelatihan Budidaya Jamur Janggel di Desa Bareng, Mahasiswa Unigoro Ubah Bonggol Jagung Jadi Peluang Usaha

July 21, 2026
Geosite Kedung Lantung

Tim Asesor UNESCO Tinjau Geosite Kedung Lantung, Perkuat Langkah Bojonegoro Menuju UNESCO Global Geopark

August 1, 2026

Popular Stories

  • Rayon SPMB Kota Malang

    Daftar Lengkap Rayon SPMB Kota Malang Jalur Domisili SMA 2025 Berdasarkan Kelurahan dan Sekolah Tujuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lengkap! Jadwal Karnaval Malang Agustus 2026, Catat Lokasi dan Tanggalnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apa Itu Rayon di SPMB 2025? Panduan Lengkap Jalur Domisili di Kota Malang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gema Selawat di Fesban ASMR Voll 2 Remaja Musholla Al-Mustaqim Sidoarjo, Rajut Cinta dan Kedamaian Lewat Seni Al-Banjari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengusung Pakis Green Action, Mahasiswa UPN Veteran Jatim Resmi Memulai Kuliah Kerja Nyata di Kelurahan Pakis Surabaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Zona Jatim

© 2026 .

Zona Jatim Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak dan Alamat
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Kirim Artikel

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Surabaya
    • Malang Raya
    • Banyuwangi
  • Edukasi
  • Properti
    • Arsitektur dan Interior
    • Perumahan
    • Serba-serbi Properti
    • Jual Beli Sewa Properti
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Travel
  • Olahraga

© 2026 .