Zona Jatim
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Surabaya
    • Malang Raya
    • Banyuwangi
  • Edukasi
  • Properti
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Travel
  • Olahraga
  • News
    • Nasional
    • Surabaya
    • Malang Raya
    • Banyuwangi
  • Edukasi
  • Properti
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Travel
  • Olahraga
No Result
View All Result
Zona Jatim
No Result
View All Result
  • News
  • Edukasi
  • Properti
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Travel
  • Olahraga
Home News

Kebakaran Bakso Adam dan Warung Makan Sawojajar Hanguskan 7 Kios UMKM, Kerugian Ditaksir Capai Rp700 Juta

Rofi Nur Hayati by Rofi Nur Hayati
July 25, 2026
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Kebakaran Bakso Adam dan warung makan Sawojajar

foto dari akun roirizkidarmawan

0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatAppQRCode

Malang, ZonaJatim – Kebakaran Bakso Adam dan warung makan Sawojajar menggemparkan warga Kota Malang pada Jumat (24/7) malam. Insiden yang terjadi di kompleks pujasera di Jalan Danau Ranau, tepat di belakang Superindo Sawojajar, Kelurahan Sawojajar, Kecamatan Kedungkandang, menghanguskan tujuh kios usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka, nilai kerugian akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp700 juta.

RELATED POSTS

Mahasiswa UTM dan UGM Ciptakan Pupuk Kompos KOMPASTA, Inovasi Limbah Organik untuk Dukung Pertanian Berkelanjutan

Jelang Muscab IV IKA-PMII Kota Malang, Alumni Gelar Tasyakuran Graha Arshaka hingga Peletakan Batu Pertama Masjid Al-Halim

Monitoring dan Evaluasi Program GAYATRI, KKNTK 15 Unigoro Pastikan Bantuan Ayam Petelur Berjalan Optimal di Desa Sugihwaras

Peristiwa itu pertama kali diketahui warga sekitar ketika kepulan asap hitam disertai kobaran api terlihat muncul dari salah satu bangunan di area pujasera sekitar pukul 21.30 WIB. Dalam waktu singkat, api membesar dan menjalar ke kios-kios lain yang berdempetan sehingga membuat warga kesulitan melakukan upaya pemadaman secara mandiri.

Kondisi bangunan yang saling berhimpitan membuat kobaran api cepat menyebar ke sejumlah warung makan dan kios yang berada dalam satu kompleks. Warga memilih menjauh dari lokasi demi menghindari risiko kebakaran yang semakin membesar sambil menunggu petugas pemadam kebakaran tiba.

ADVERTISEMENT

Kebakaran Bakso Adam dan Warung Makan Sawojajar Dilaporkan Sekitar Pukul 21.35 WIB

Kepala UPT Pemadam Kebakaran Kota Malang, Pandu Rizki Darmawan, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 21.35 WIB. Tidak berselang lama, lima unit mobil pemadam kebakaran beserta 15 personel langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian.

Petugas menempuh perjalanan sekitar 4,7 kilometer sebelum tiba di lokasi pada pukul 21.43 WIB. Sesaat setelah tiba, tim segera melakukan langkah awal dengan mengisolasi area yang belum terdampak api agar kobaran tidak semakin meluas ke bangunan di sekitarnya.

“Tim datang ke lokasi kemudian melakukan bloking pada area yang belum terbakar agar api tidak merambat, dilanjutkan dengan pemadaman dan proses pendinginan,” ujar Pandu dalam keterangan tertulisnya pada Sabtu (25/7) dini hari.

Strategi tersebut dinilai efektif untuk mencegah api merembet ke bangunan lain yang berada di sekitar kompleks pujasera.

Api Diduga Berasal dari Dapur Salah Satu Warung Makan

Berdasarkan dugaan sementara, sumber api berasal dari area dapur salah satu warung pecel lele yang berada di dalam kompleks pujasera. Namun demikian, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari aparat kepolisian.

Kondisi dapur yang berada di tengah deretan kios membuat kobaran api dengan cepat menjalar ke bangunan lainnya. Material bangunan yang mudah terbakar serta jarak antarkios yang sangat rapat mempercepat penyebaran api hanya dalam hitungan menit.

Hingga berita ini ditulis, polisi masih mengumpulkan sejumlah keterangan dan melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab utama kebakaran tersebut.

Sekitar 20 Ribu Liter Air Dihabiskan untuk Menjinakkan Kobaran Api

Dalam proses pemadaman, petugas mengerahkan sumber daya secara maksimal. Sekitar 20 ribu liter air digunakan untuk memadamkan kobaran api yang melahap area seluas kurang lebih 470 meter persegi.

Operasi pemadaman berlangsung selama sekitar 76 menit. Setelah api berhasil dikendalikan, petugas masih melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Langkah pendinginan menjadi bagian penting dalam setiap operasi pemadaman, terutama pada bangunan yang memiliki banyak material mudah terbakar dan masih menyimpan bara api di sejumlah sudut bangunan.

Sejumlah Instansi Turut Membantu Penanganan Kebakaran

Penanganan kebakaran tidak hanya dilakukan oleh UPT Pemadam Kebakaran Kota Malang. Sejumlah instansi dan relawan turut diterjunkan untuk membantu proses evakuasi maupun pengamanan lokasi.

Beberapa pihak yang terlibat antara lain Polresta Malang Kota, PLN, Babinsa, Relawan RJT, hingga relawan Es Teh Anget. Kehadiran berbagai unsur tersebut membantu mempercepat proses penanganan serta menjaga keamanan di sekitar lokasi kebakaran.

Selain membantu pemadaman, petugas juga memastikan aliran listrik di area terdampak dalam kondisi aman agar tidak memicu bahaya lanjutan.

Kerugian Ditaksir Mencapai Rp700 Juta, Tidak Ada Korban Jiwa

Meski menghanguskan tujuh kios UMKM, peristiwa kebakaran Bakso Adam dan warung makan Sawojajar dipastikan tidak menelan korban jiwa maupun korban luka.

Namun demikian, kerugian material akibat musibah tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp700 juta. Nilai kerugian tersebut mencakup bangunan, peralatan usaha, perlengkapan memasak, hingga barang dagangan milik para pelaku usaha yang tidak sempat diselamatkan.

Peristiwa ini menjadi pukulan berat bagi para pemilik kios yang menggantungkan mata pencaharian dari aktivitas usaha di kompleks pujasera tersebut. Sejumlah bangunan mengalami kerusakan berat sehingga tidak dapat lagi digunakan untuk beroperasi.

Pihak berwenang kini masih melakukan pendataan terhadap dampak kebakaran sekaligus menyelidiki penyebab pasti munculnya api. Hasil penyelidikan nantinya diharapkan dapat memberikan kepastian mengenai penyebab insiden sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan aspek keselamatan di kawasan pusat kuliner dan usaha masyarakat.

Musibah ini juga menjadi pengingat penting bagi para pelaku usaha kuliner agar rutin memeriksa instalasi listrik, peralatan memasak, serta menyediakan alat pemadam api ringan (APAR) sebagai langkah antisipasi apabila terjadi keadaan darurat. Dengan penerapan standar keselamatan yang lebih baik, risiko kebakaran di kawasan usaha padat seperti pujasera diharapkan dapat diminimalkan pada masa mendatang.

Tags: Kebakaran Bakso Adam dan warung makan Sawojajarkebakaran sawojajar hari inikebakaran sawojajar malang
ShareTweetSendScan
Rofi Nur Hayati

Rofi Nur Hayati

Lulusan jurusan pendidikan guru yang suka menulis seputar dunia pendidikan, sekolah, kampus, dan informasi terkini lainnya

Related Posts

pupuk kompos KOMPASTA
News

Mahasiswa UTM dan UGM Ciptakan Pupuk Kompos KOMPASTA, Inovasi Limbah Organik untuk Dukung Pertanian Berkelanjutan

July 25, 2026
Pra Muscab IV IKA-PMII Kota Malang
News

Jelang Muscab IV IKA-PMII Kota Malang, Alumni Gelar Tasyakuran Graha Arshaka hingga Peletakan Batu Pertama Masjid Al-Halim

July 25, 2026
Program Gayatri KKNTK 15 Unigoro
News

Monitoring dan Evaluasi Program GAYATRI, KKNTK 15 Unigoro Pastikan Bantuan Ayam Petelur Berjalan Optimal di Desa Sugihwaras

July 25, 2026
Agroforestry Desa Kedungsari
News

Agroforestry Desa Kedungsari Jadi Fokus Program KKN-TK Kelompok 6 Unigoro, Gelar Sosialisasi hingga Penanaman Pohon

July 25, 2026
Peta Digital Peternakan Ayam Desa Buluharjo
News

Mahasiswa KKN UTM Susun Peta Digital Peternakan Ayam Desa Buluharjo untuk Dukung Digitalisasi Data Desa

July 25, 2026
Mahasiswa Internasional UM
News

Mahasiswa Internasional UM Lulus, 11 Penerima Beasiswa KNB dan UM ISS Resmi Dilepas

July 25, 2026
Next Post
Pra Muscab IV IKA-PMII Kota Malang

Jelang Muscab IV IKA-PMII Kota Malang, Alumni Gelar Tasyakuran Graha Arshaka hingga Peletakan Batu Pertama Masjid Al-Halim

pupuk kompos KOMPASTA

Mahasiswa UTM dan UGM Ciptakan Pupuk Kompos KOMPASTA, Inovasi Limbah Organik untuk Dukung Pertanian Berkelanjutan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended Stories

Kelompok 17 KKN-TK Unigoro

Konkret! Kelompok 17 KKN-TK Unigoro Gandeng Disbudpar dan “Omah Menyok” Racik Mi Jagung hingga Happycorn sebagai Bekal Turun ke Desa

July 18, 2026
GMC Mojokerto

GMC Mojokerto Ajak Driver Ojol Tetap Kondusif Jelang Aksi GERANAT Jatim

May 19, 2026
Food Court Baseball UNESA

Dukung Cashless Campus, Food Court Baseball UNESA Utamakan Pembayaran QRIS

May 21, 2026

Popular Stories

  • Rayon SPMB Kota Malang

    Daftar Lengkap Rayon SPMB Kota Malang Jalur Domisili SMA 2025 Berdasarkan Kelurahan dan Sekolah Tujuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apa Itu Rayon di SPMB 2025? Panduan Lengkap Jalur Domisili di Kota Malang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gema Selawat di Fesban ASMR Voll 2 Remaja Musholla Al-Mustaqim Sidoarjo, Rajut Cinta dan Kedamaian Lewat Seni Al-Banjari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KKN-TK Kelompok 14 Unigoro Dorong Kolaborasi Mahasiswa dan Masyarakat Kembangkan Potensi Desa Bareng

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mahasiswa KKNTK Unigoro Kelompok 09 Gelar Edukasi Pengelolaan Sampah untuk Tingkatkan Kesadaran Masyarakat Desa Clebung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Zona Jatim

© 2026 .

Zona Jatim Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak dan Alamat
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Artikel

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Surabaya
    • Malang Raya
    • Banyuwangi
  • Edukasi
  • Properti
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Travel
  • Olahraga

© 2026 .