Zona Jatim
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Surabaya
    • Malang Raya
    • Banyuwangi
  • Edukasi
  • Properti
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Travel
  • Olahraga
  • News
    • Nasional
    • Surabaya
    • Malang Raya
    • Banyuwangi
  • Edukasi
  • Properti
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Travel
  • Olahraga
No Result
View All Result
Zona Jatim
No Result
View All Result
  • News
  • Edukasi
  • Properti
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Travel
  • Olahraga
Home News

Jaga Kearifan Lokal, Mahasiswa KKN UNIGORO Gali Sejarah Raden Bagus Lancing Kusumo hingga Batu Dakon dan Batu Silo di Sendang Clebung Bojonegoro

Maimun Zaini by Maimun Zaini
June 5, 2026
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Raden Bagus Lancing Kusumo
0
SHARES
28
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatAppQRCode

Bojonegoro, ZonaJatim – Dalam rangka mengenal sejarah dan kearifan lokal masyarakat Desa Clebung, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Bojonegoro (UNIGORO) Kelompok 9 melakukan kunjungan ke kawasan Sendang dan Pesarean Raden Bagus Lancing Kusumo yang berada di Dusun Nggeneng, Desa Clebung, Kecamatan Bubulan, Kabupaten Bojonegoro.

RELATED POSTS

Survei Awal KKNTK Kelompok 09 Unigoro di Desa Clebung: Petakan Masalah, Potensi, dan Gali Sejarah Asal-Usul Desa

Seleksi Akademi Arema FC 2026 Dibuka, Kesempatan Talenta Muda Malang Wujudkan Mimpi Jadi Pesepak Bola Profesional

Peringati Hari Lingkungan Hidup 2026, UM Perkuat Pengelolaan Sampah Berbasis TPS 3R

Raden Bagus Lancing Kusumo dikenal sebagai tokoh penyebar agama Islam di wilayah Bojonegoro bagian selatan, khususnya di Kecamatan Bubulan.

Berdasarkan cerita yang diwariskan secara turun-temurun, beliau berasal dari Kerajaan Pajang dan kemudian menetap di wilayah Clebung untuk menyebarkan ajaran Islam kepada masyarakat setempat.

Selain itu, beliau juga diyakini sebagai sosok yang membuka kawasan hutan yang kemudian berkembang menjadi permukiman dan lahan pertanian warga.

Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa KKN UNIGORO Kelompok 9 berkesempatan berdialog langsung dengan Mbah Watimo, selaku juru kunci Sendang dan Pesarean Raden Bagus Lancing Kusumo.

Mbah Watimo menjelaskan berbagai kisah sejarah yang berkaitan dengan perjuangan Raden Bagus Lancing Kusumo dalam menyebarkan agama Islam serta asal-usul terbentuknya Dusun Nggeneng dan Desa Clebung.

Batu sejarah Batu Dakon di Kawasan Sendang dan Pesarean Raden Bagus Lancing Kusumo Bojonegoro (Foto: Dok.)

Selain mengunjungi area makam, mahasiswa juga mendatangi Sendang Nggeneng, sumber mata air yang hingga kini masih terjaga kelestariannya dan memiliki nilai sejarah bagi masyarakat sekitar.

Menurut penuturan Mbah Watimo, sendang tersebut telah ada sejak zaman Raden Bagus Lancing Kusumo dan menjadi salah satu sumber kehidupan bagi masyarakat di wilayah tersebut.

Di kawasan sendang terdapat dua batu bersejarah yang hingga kini masih menjadi bagian dari cerita yang diwariskan secara turun-temurun. Batu pertama dikenal sebagai Batu Dakon atau Batu Congklak. Batu ini memiliki cekungan-cekungan yang menyerupai papan permainan tradisional congklak.

ADVERTISEMENT

Menurut cerita yang disampaikan Mbah Watimo, pada masa lalu Raden Bagus Lancing Kusumo menggunakan batu tersebut untuk bermain dakon.

Berbeda dengan permainan congklak pada umumnya yang menggunakan biji sawo, kerang, atau kelereng sebagai alat permainan, konon Raden Bagus Lancing Kusumo menggunakan butiran emas sebagai pengganti biji congklak. Namun, keberadaan emas tersebut kini sudah tidak diketahui lagi dan tidak ada yang mengetahui ke mana perginya.

Batu kedua dikenal sebagai Batu Silo, yaitu batu yang dipercaya pernah digunakan oleh Raden Bagus Lancing Kusumo sebagai tempat beribadah dan melaksanakan salat. Menurut cerita yang berkembang di masyarakat, dahulu pada bagian atas batu tersebut terdapat tulisan berlafaz “Allah” yang tampak jelas.

Namun, tulisan tersebut kini sudah tidak ada lagi. Berdasarkan cerita yang dituturkan secara turun-temurun, hilangnya tulisan tersebut diduga karena dicuri oleh orang yang tidak bertanggung jawab, meskipun tidak ada catatan pasti yang dapat membuktikan peristiwa tersebut.

Mbah Watimo juga menyampaikan bahwa terdapat sejumlah aturan dan pantangan yang masih dihormati oleh masyarakat maupun para peziarah yang datang ke kawasan sendang.

Salah satu pantangan yang dipercaya secara turun-temurun adalah wanita yang sedang mengalami haid tidak diperkenankan memasuki area sendang. Larangan tersebut merupakan bagian dari adat dan kepercayaan lokal yang hingga kini masih dijaga dan dihormati sebagai bentuk penghormatan terhadap kesakralan kawasan tersebut.

Melalui kunjungan ini, mahasiswa KKN UNIGORO Kelompok 9 berharap keberadaan Sendang Nggeneng dan Pesarean Raden Bagus Lancing Kusumo dapat terus terjaga, dilestarikan, dan dikenalkan kepada masyarakat luas sebagai salah satu aset sejarah dan budaya yang dimiliki Kabupaten Bojonegoro.

Selain memiliki nilai sejarah, kawasan ini juga menyimpan berbagai cerita rakyat, tradisi, serta peninggalan yang menjadi bagian penting dari identitas budaya masyarakat Desa Clebung dan Kecamatan Bubulan secara keseluruhan.

 

Tags: KKN UnigoroRaden Bagus Lancing KusumoUnigoro
ShareTweetSendScan
Maimun Zaini

Maimun Zaini

Aktif di organisasi kepemudaan dan hobi menulis seputar olahraga, baik berita pertandingan, edukasi, maupun tren terbaru.

Related Posts

KKNTK Kelompok 09 Unigoro
Pendidikan

Survei Awal KKNTK Kelompok 09 Unigoro di Desa Clebung: Petakan Masalah, Potensi, dan Gali Sejarah Asal-Usul Desa

June 5, 2026
Seleksi Akademi Arema FC 2026
News

Seleksi Akademi Arema FC 2026 Dibuka, Kesempatan Talenta Muda Malang Wujudkan Mimpi Jadi Pesepak Bola Profesional

June 5, 2026
Hari Lingkungan Hidup 2026
News

Peringati Hari Lingkungan Hidup 2026, UM Perkuat Pengelolaan Sampah Berbasis TPS 3R

June 5, 2026
Produk Kuliner SMKN 1 Turen
News

Produk Kuliner SMKN 1 Turen Raih Sertifikat Halal, Bukti Komitmen Mutu Karya Siswa

June 4, 2026
Siswa SMPIT Nurul Islam Boarding School
Pendidikan

Buktikan Kualitas, Hasil TKA Siswa SMPIT Nurul Islam Boarding School Sidoarjo Lampaui Rata-Rata Nasional dan Jawa Timur

May 30, 2026
Mahasiswa kimia UIN Malang
Pendidikan

Bangun Jiwa Technopreneur, Mahasiswa Kimia UIN Malang Gelar Seminar Bisnis Skincare untuk Generasi Muda

May 26, 2026
Next Post
KKNTK Kelompok 09 Unigoro

Survei Awal KKNTK Kelompok 09 Unigoro di Desa Clebung: Petakan Masalah, Potensi, dan Gali Sejarah Asal-Usul Desa

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended Stories

Dua Kota Paling Banyak Hotel di Jawa Timur

June 21, 2025
kepemilikan bangunan milik sendiri di jawa timur

10 Wilayah dengan Status Kepemilikan Bangunan Milik Sendiri Terendah di Jawa Timur 2025: Kota Surabaya Paling Rendah

April 21, 2026
Tim futsal SMPN 1 Sidoarjo

Tampil Konsisten! Tim Futsal SMPN 1 Sidoarjo Raih Runner-Up SMATARDA CUP 2026

May 1, 2026

Popular Stories

  • Rayon SPMB Kota Malang

    Daftar Lengkap Rayon SPMB Kota Malang Jalur Domisili SMA 2025 Berdasarkan Kelurahan dan Sekolah Tujuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apa Itu Rayon di SPMB 2025? Panduan Lengkap Jalur Domisili di Kota Malang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gema Selawat di Fesban ASMR Voll 2 Remaja Musholla Al-Mustaqim Sidoarjo, Rajut Cinta dan Kedamaian Lewat Seni Al-Banjari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penuh Dedikasi, Gus Ilyas Amanatul Ummah Mojokerto Raih Penghargaan Innovator Pendidikan Indonesia 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buktikan Madrasah Mampu Bersaing, MA Nurudz Dholam Sampang Borong 5 Piala di FLS3N 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Zona Jatim

© 2026 .

Zona Jatim Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak dan Alamat
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Artikel

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Surabaya
    • Malang Raya
    • Banyuwangi
  • Edukasi
  • Properti
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Travel
  • Olahraga

© 2026 .