Malang, ZonaJatim – MPLS SMA AN-NUR Tahun Pelajaran 2026/2027 resmi dimulai pada Selasa (7/7/2026) dengan melibatkan 733 peserta didik baru SMA An Nur Bululawang. Selama 10 hari ke depan, MPLS SMA AN-NUR menjadi wadah bagi para siswa untuk mengenal lingkungan sekolah, budaya belajar, kehidupan di Pondok Pesantren An Nur 2 Al Murtadlo Bululawang, sekaligus memperkuat karakter, wawasan kebangsaan, hingga literasi digital.
Kegiatan pembukaan berlangsung khidmat dan penuh antusiasme. Ratusan siswa baru tampak mengikuti seluruh rangkaian acara dengan semangat sebagai langkah awal memasuki jenjang pendidikan menengah. Tahun ini, MPLS SMA AN-NUR mengusung konsep ramah yang menitikberatkan pada proses adaptasi, pembentukan karakter, serta penguatan nilai-nilai keislaman tanpa adanya praktik perpeloncoan.
Bagi SMA An Nur Bululawang, masa pengenalan lingkungan sekolah bukan sekadar memperkenalkan ruang kelas maupun tata tertib. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi bagian dari proses membangun karakter peserta didik agar siap menghadapi tantangan akademik maupun kehidupan di lingkungan pesantren.
MPLS SMA AN-NUR Jadi Awal Adaptasi Siswa Baru
Kepala SMA An Nur Bululawang, Moh. Hasyim, M.Pd.I, menyampaikan selamat datang kepada seluruh peserta didik baru yang resmi menjadi bagian dari keluarga besar SMA An Nur.
“Selamat datang peserta didik baru SMA An Nur Bululawang. Semoga kalian segera beradaptasi dengan orang-orangnya, lingkungan sekolahnya, dan pondok pesantren,” ujar Moh. Hasyim.

Menurutnya, kemampuan beradaptasi menjadi modal penting bagi setiap siswa untuk menjalani proses belajar selama tiga tahun ke depan. Adaptasi tidak hanya dilakukan dengan mengenal lingkungan fisik sekolah, tetapi juga membangun hubungan baik dengan guru, teman sebaya, hingga kehidupan di pondok pesantren.
Ia menegaskan bahwa pendidikan di SMA An Nur tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, melainkan juga pembentukan karakter, spiritualitas, dan akhlakul karimah sebagai bekal menghadapi kehidupan di masa depan.
Pendidikan Karakter Menjadi Fokus MPLS SMA AN-NUR
Dalam arahannya, Moh. Hasyim mengajak seluruh peserta didik baru untuk memiliki semangat juang yang tinggi. Menurutnya, kesuksesan tidak pernah datang secara instan, tetapi membutuhkan proses panjang yang dilalui dengan kerja keras, kedisiplinan, dan kesungguhan.
“Kalau ingin sukses, perjuangannya tidak boleh kecil, tetapi harus besar,” pesannya.
Ia juga mengingatkan agar para siswa tidak menganggap MPLS SMA AN-NUR sebagai kegiatan yang membosankan. Sebaliknya, masa pengenalan sekolah harus dimanfaatkan untuk mengenal potensi diri, membangun persahabatan baru, berdiskusi dengan guru-guru yang inspiratif, bertukar pengalaman, hingga menumbuhkan semangat kebersamaan.
Menurutnya, lingkungan pesantren merupakan tempat yang tepat untuk membentuk pribadi yang mandiri, disiplin, dan memiliki akhlak yang baik. Karena itu, seluruh siswa diharapkan dapat mensyukuri kesempatan belajar di lingkungan tersebut.
“Kalian dilindungi makhluk langit karena berada di tempat yang diridai Allah SWT,” ungkapnya.
Pesan tersebut menjadi motivasi spiritual bagi para peserta didik agar menjalani proses belajar dengan penuh rasa syukur sekaligus menjaga semangat dalam menuntut ilmu.
Dibekali Wawasan Kebangsaan hingga Literasi Digital
Selama pelaksanaan MPLS SMA AN-NUR, para siswa memperoleh materi dari berbagai instansi yang memiliki kompetensi di bidangnya masing-masing.
Badan Narkotika Nasional (BNN) memberikan edukasi mengenai pentingnya memilih lingkungan pergaulan yang sehat sekaligus meningkatkan kesadaran tentang bahaya penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja. Melalui materi tersebut, siswa diharapkan mampu menjaga diri dari berbagai bentuk penyimpangan yang dapat mengganggu masa depan mereka.
Sementara itu, Polres Malang memberikan pembekalan bertema Gentle Generation Anti-Bullying. Materi tersebut bertujuan membangun budaya sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari tindakan perundungan maupun kekerasan antarpelajar.
Tak hanya itu, peserta juga mendapatkan pelatihan Peraturan Baris-Berbaris (PBB) bersama Koramil. Kegiatan ini bertujuan menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, serta jiwa kepemimpinan sejak dini.
Sebagai bagian dari penguatan karakter kebangsaan, Kodim turut memberikan materi mengenai nilai-nilai Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Pembekalan tersebut diharapkan mampu menumbuhkan rasa cinta tanah air sekaligus memperkuat semangat nasionalisme di kalangan generasi muda.
Smart Medsos Bekali Siswa Hadapi Tantangan Era Digital
Menyesuaikan perkembangan teknologi informasi, MPLS SMA AN-NUR juga menghadirkan materi Smart Medsos yang membahas literasi digital.
Materi ini mengajak para siswa memahami cara menggunakan media sosial secara bijak, bertanggung jawab, serta mampu menyaring informasi yang beredar di ruang digital. Edukasi tersebut dinilai penting mengingat remaja saat ini sangat dekat dengan penggunaan internet dan media sosial dalam kehidupan sehari-hari.
Selain literasi digital, peserta juga memperoleh materi Ke-NU-an sebagai penguatan nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan yang menjadi karakter pendidikan di SMA An Nur.
Kenalkan Budaya Pesantren Sejak Hari Pertama
Rangkaian MPLS SMA AN-NUR juga diisi dengan pengenalan Program Idaman, strategi pembelajaran di SMA An Nur, hingga sesi motivasi bertajuk Ngaji, Mengabdi, Menginspirasi: Mengapa Harus Bangga Bisa Mondok.
Melalui sesi tersebut, para siswa diajak memahami berbagai keunggulan menempuh pendidikan di lingkungan pesantren. Kehidupan pesantren dinilai mampu membentuk pribadi yang lebih mandiri, bertanggung jawab, serta memiliki keseimbangan antara ilmu pengetahuan dan nilai-nilai keagamaan.
Sebagai bagian dari pengenalan sejarah lembaga, peserta juga mengikuti ziarah ke Pengasuh Pondok Pesantren An Nur 2 Al Murtadlo Bululawang. Kegiatan ini menjadi sarana mengenalkan sejarah perjuangan para pendiri pesantren sekaligus menanamkan penghormatan terhadap nilai-nilai yang telah diwariskan.
Melalui berbagai materi tersebut, MPLS SMA AN-NUR tidak hanya menjadi agenda tahunan penyambutan siswa baru, tetapi juga menjadi fondasi awal dalam membentuk generasi yang berkarakter, religius, berwawasan kebangsaan, cakap memanfaatkan teknologi digital, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Dengan bekal tersebut, para peserta didik diharapkan mampu menjalani proses pendidikan di SMA An Nur Bululawang secara optimal, baik dalam bidang akademik maupun pembinaan akhlak selama berada di lingkungan sekolah dan pondok pesantren.












