ZonaJatim – Para antusias teknologi dan gamer PC baru saja mendapat kabar yang sangat menggembirakan dari raksasa industri game. Valve Corporation akhirnya membuka jalan lebih lebar bagi para pengguna yang ingin menggunakan OS selain OS bawaan Steam. Langkah agresif ini menegaskan komitmen Valve dalam memberikan kebebasan penuh kepada pengguna, sekaligus mengingatkan publik bahwa arsitektur perangkat keras mereka pada dasarnya adalah sebuah PC standar yang sangat mumpuni.

Dukungan Driver Resmi Windows untuk Lini Steam Hardware
Mengutip dari halaman dokumentasi resmi Steam Support, Valve kini telah menyediakan sumber daya terintegrasi dan kumpulan driver resmi bagi pengguna yang ingin menginstal Windows di lini Steam Hardware. Hal ini mencakup perangkat populer seperti Steam Deck OLED, varian Steam Deck LCD, hingga sistem OS di Steam Machine generasi baru. Valve secara eksplisit menyatakan bahwa perangkat-perangkat ini adalah PC seutuhnya. Oleh karena itu, para pengguna memiliki hak dan kebebasan mutlak untuk menginstal sistem operasi Windows serta menjalankan aplikasi dari berbagai platform pihak ketiga, bukan hanya terbatas pada etalase Steam semata.
Melansir dari publikasi teknologi VideoCardz, pembaruan ini menjadi salah satu manuver yang paling dinantikan oleh komunitas. Pasalnya, selama ini dukungan driver Windows seringkali tersendat, mengharuskan modifikasi rumit, atau bergantung pada racikan komunitas yang rentan terhadap masalah stabilitas. Khusus untuk versi Steam Machine, Valve kini telah secara resmi mengunggah empat driver utama yang sangat krusial untuk memastikan kinerja Windows berjalan mulus tanpa hambatan:
-
Driver Grafis (APU) – Menjamin kinerja visual yang optimal untuk menjalankan game berat.
-
Driver Wi-Fi – Membuka akses jaringan nirkabel dengan stabilitas tinggi.
-
Driver Bluetooth – Memungkinkan konektivitas perangkat nirkabel seperti controller atau headset.
-
Driver SD Card Reader – Menjaga fleksibilitas ekspansi memori penyimpanan eksternal.
ADVERTISEMENT
Tantangan Teknis Bagi Pengguna Steam Deck Oled
Bagi Anda pengguna Steam Deck tipe OLED, terdapat syarat tambahan dan krusial sebelum menginstal driver Bluetooth di ekosistem Windows. Pengguna sangat diwajibkan untuk terlebih dahulu memperbarui BIOS ke versi paling mutakhir melalui pembaruan sistem SteamOS Beta versi 3.6.9 (atau versi yang lebih baru). Langkah preventif ini wajib dilakukan sebelum pengguna memutuskan untuk menghapus partisi SteamOS dan memulai instalasi Windows secara penuh. Jika tahap esensial ini dilewatkan, fungsi Bluetooth dilaporkan tidak akan beroperasi secara normal.
Catatan Penting: Fitur Dual-Boot
Meskipun dukungan driver telah tersedia secara lengkap, terdapat satu peringatan keras dari Valve bagi Anda yang memiliki niat untuk menggunakan dua sistem operasi sekaligus di satu perangkat. Saat ini, proses instalasi OS Windows mengharuskan pengguna untuk melakukan pemformatan total (wipe data) pada media penyimpanan perangkat keras Steam.
Secara teknis, perangkat keras revolusioner ini sangat siap dan didesain untuk mendukung ekosistem dual-boot, namun installer SteamOS yang kelak akan dilengkapi dengan wizard dual-boot resmi diakui masih belum sepenuhnya rampung. Valve dengan tegas menjanjikan bahwa fitur dual-boot yang mulus ini akan dirilis ke publik bersamaan dengan peluncuran pembaruan besar SteamOS di masa mendatang. Oleh karena itu, para pengguna diharapkan untuk mempertimbangkan ulang keputusannya jika tidak ingin kehilangan akses ke SteamOS mereka secara permanen saat ini.
Kendala Konektivitas dan Instalasi Windows 11
Selain isu kelengkapan dual-boot, ada detail teknis lain yang mutlak tidak boleh diremehkan. Karena driver Wi-Fi untuk OS Windows belum langsung tersedia pada tahap booting awal proses instalasi, sistem Anda akan kehilangan akses jaringan sama sekali. Sebagai solusinya, pengguna diwajibkan untuk menyediakan koneksi internet fisik berbasis kabel (Ethernet). Anda memerlukan perangkat tambahan berupa USB-C Hub yang memiliki colokan port Ethernet untuk sekadar berhasil melewati tahap aktivasi produk Windows.
Bagi pengguna yang menargetkan penggunaan Windows 11, kewaspadaan harus lebih ditingkatkan lagi. Pastikan perangkat keras Anda sudah mendapatkan update OS versi terbaru sebelum memulai perombakan sistem operasi ini. Hal tersebut ditujukan semata-mata untuk mengamankan fungsionalitas fTPM (firmware Trusted Platform Module) pada sistem BIOS, yang kini telah diwajibkan oleh Microsoft sebagai standar keamanan minimum instalasi Windows 11. Di samping itu, harap diingat bahwa instalasi awal di layar perangkat genggam (seperti layar bawaan Steam Deck) secara default akan tampil dalam orientasi portrait (menyamping) hingga driver grafis terinstal dengan sempurna. Setelah tahap kritis tersebut dilewati, barulah tampilan antarmuka layar bisa dirotasi kembali ke format landscape yang nyaman.










