SIDOARJO, zonajatim – Semangat pengabdian ditunjukkan oleh tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Al-Khoziny tahun 2026 di Desa Sentul. Sinergi KKN Al-Khoziny 2026 dan Warga Desa Sentul Hidupkan Tradisi Melalui Resik Makam Leluhur sekaligus merawat kearifan lokal, para mahasiswa menggelar kegiatan kerja bakti “Resik Makam” di area pemakaman Mbah Isa dan Mbah Boni, dua tokoh yang dihormati di desa tersebut.
Kegiatan yang berlangsung dengan penuh kebersamaan ini tidak hanya melibatkan mahasiswa, tetapi juga didampingi langsung oleh tokoh masyarakat penting Desa Sentul. Hadir dalam kegiatan tersebut Mas Abi selaku Pak Mudin Desa Sentul dan juga Bapak RT 009. Kehadiran mereka memberikan motivasi tersendiri bagi para mahasiswa untuk menyelesaikan kegiatan dengan maksimal.
Dengan berbekal sapu lidi, arit, mesin rumput, dan peralatan kebersihan lainnya, area pemakaman yang semula terlihat sedikit rimbun disisir bersih. Puing-puing daun kering diangkut, rumput liar dipotong, dan area sekitar nisan dirapikan.
Kegiatan ini mendapat apresiasi yang sangat baik dari pihak desa. Pak RT 009, dalam sela-sela kegiatan, menyampaikan rasa syukur dan senangnya atas inisiatif para mahasiswa KKN Al-Khoziny.
“Alhamdulillah, dari KKN Al-Khoziny sudah berpartisipasi dalam membersihkan makam ini karena tradisi dulu sempat ada kegiatan bersih-bersih makam selama dua minggu sekali, tetapi sekarang sudah tidak ada,” ujar Pak RT 009.
Hal senada juga disampaikan oleh Mas Abi selaku Pak Mudin Desa Sentul. Beliau menilai kegiatan ini sangat positif dan berharap semangat merawat makam ini terus berlanjut. Bahkan, pihak desa memiliki rencana lanjutan untuk meminimalkan tumbuhnya tanaman liar yang berlebihan di area makam tersebut.
“Alhamdulillah, teman-teman KKN Al-Khoziny mengadakan kegiatan bersih-bersih makam dan insyaallah nantinya makam ini, khususnya di makam Mbah Isa, akan ditanami pohon kamboja,” pungkas Mas Abi (Mudin Desa).
Melalui kegiatan ini, diharapkan jalinan silaturahmi antara mahasiswa KKN Al-Khoziny dan warga Desa Sentul semakin erat. Selain itu, kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sejarah serta tradisi lokal masih sangat hidup dan terus diwariskan kepada generasi muda.
Aksi bersih-bersih ini tidak berhenti sebatas merapikan rumput dan menyapu pelataran makam semata. Lebih dari itu, kerja bakti yang berlangsung hingga siang hari ini menjadi ruang perjumpaan yang hangat antara mahasiswa KKN Al-Khoziny dengan warga sekitar. Di sela-sela mengangkut sampah daun kering, terjadi dialog interaktif mengenai nilai-nilai kebudayaan setempat dan sejarah perjuangan Mbah Isa serta Mbah Boni yang selama ini dijaga oleh warga Desa Sentul.
Ke depan, program penanaman pohon kamboja di area makam Mbah Isa akan menjadi agenda keberlanjutan yang disinergikan antara tim KKN dan pihak desa. Kehadiran pohon kamboja tersebut nantinya tidak hanya difungsikan sebagai penanggulangan tanaman liar yang tumbuh, tetapi juga untuk menciptakan suasana area pemakaman yang lebih asri, teduh, dan menyejukkan bagi siapa saja yang datang untuk berziarah.
Langkah kecil dari mahasiswa KKN Al-Khoziny 2026 ini diharapkan mampu memantik kembali kesadaran kolektif warga Desa Sentul untuk terus menghidupkan tradisi rutin resik makam secara berkala, sekaligus menjaga warisan sejarah para leluhur desa dengan penuh penghormatan.
Semangat kebersamaan yang tercipta sepanjang hari itu pun diakhiri dengan sesi foto bersama di pelataran bangunan makam beratap joglo tersebut. Senyum merekah dan beberapa pose tangan dari mahasiswa maupun perangkat desa menjadi simbol suksesnya kolaborasi lanjutan yang penuh keberkahan ini.

Bagi tim KKN Al-Khoziny 2026, momen ini menjadi pengalaman berharga tentang bagaimana sebuah pengabdian tidak selalu harus dimulai dari proyek-proyek besar, melainkan dari tindakan nyata yang menyentuh akar tradisi dan nilai spiritualitas warga setempat. Kebersihan makam yang kini tampak lebih rapi dan tertata menjadi jejak awal dari dedikasi mereka, sekaligus janji untuk terus mengabdi dan berbaur bersama masyarakat Desa Sentul hingga akhir masa KKN nanti.
Melalui kegiatan bersama ini, Koordinator Desa, Achmad Syaifudin, mengharapkan sinergi antara mahasiswa KKN IAI Al-Khoziny dan warga desa maupun pihak pemerintah desa dapat terjalin dengan harmonis, sehingga seluruh kegiatan program kerja yang direncanakan dapat berjalan lancar serta memberikan keberkahan bagi mahasiswa KKN Al-Khoziny dan warga Desa Sentul melalui kegiatan bersih-bersih makam leluhur di Desa Sentul.










