Malang, ZonaJatim – Mahasiswa Internasional UM penerima Beasiswa Kemitraan Negara Berkembang (KNB) dan UM International Student Scholarship (UM ISS) resmi dilepas Universitas Negeri Malang (UM) setelah menyelesaikan pendidikan. Sebanyak 11 lulusan dari enam negara mengikuti prosesi pelepasan yang berlangsung di Aula Lantai 9 Graha Rektorat UM, Kamis (23/7). Kegiatan ini menjadi bentuk apresiasi atas keberhasilan para mahasiswa sekaligus mempertegas komitmen UM dalam memperluas internasionalisasi pendidikan tinggi.
Direktur UPT Kantor Urusan Internasional UM, Dr. Sari Karmiria, Ph.D., mengatakan, lulusan internasional tahun ini terdiri atas tujuh penerima Beasiswa KNB dan empat penerima UM International Student Scholarship (UM ISS). Mereka berasal dari Filipina, Palestina, Madagaskar, Mesir, Thailand, dan Timor-Leste dengan jenjang pendidikan sarjana, magister, hingga doktor.
Para lulusan menempuh pendidikan di berbagai fakultas, yakni Fakultas Sastra, Fakultas Teknik, Fakultas Ilmu Pendidikan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, serta Fakultas Ilmu Sosial. Keberagaman asal negara dan program studi tersebut mencerminkan semakin luasnya jangkauan internasional Universitas Negeri Malang dalam menarik mahasiswa dari berbagai belahan dunia.
Mahasiswa Internasional UM Catatkan Prestasi Akademik
Selain berhasil menyelesaikan studi, para lulusan juga membukukan prestasi akademik yang membanggakan. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) mereka berada pada rentang 3,67 hingga 4,00.
Prestasi tertinggi diraih mahasiswa asal Palestina, Mohammed Ahmed Hamza Shehada, yang memperoleh IPK sempurna 4,00 pada Program Magister Manajemen Pendidikan. Capaian tersebut menjadi salah satu bukti kualitas proses pembelajaran yang diterapkan Universitas Negeri Malang dalam mendukung keberhasilan mahasiswa internasional.
Rektor UM, Prof. Dr. Hariyono, M.Pd., menyampaikan apresiasi kepada seluruh mahasiswa internasional yang telah menyelesaikan pendidikan sekaligus berkontribusi menciptakan lingkungan akademik yang semakin beragam.
“Kami mengucapkan selamat kepada seluruh mahasiswa internasional yang telah menyelesaikan studi di UM. Semoga pengalaman selama belajar di UM menjadi bekal berharga untuk mengembangkan karier sekaligus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan negara asal,” ujar Prof. Hariyono.

Menurutnya, Universitas Negeri Malang akan terus meningkatkan kualitas layanan bagi mahasiswa internasional melalui pengembangan kelas berbahasa internasional, peningkatan kompetensi bahasa asing dosen, serta penyempurnaan layanan akademik maupun nonakademik.
Ia menambahkan, masukan dari alumni internasional menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan mutu layanan sekaligus memperkuat daya saing UM sebagai perguruan tinggi bereputasi internasional.
UM Perkuat Internasionalisasi Pendidikan Tinggi
Pelepasan Mahasiswa Internasional UM tidak hanya menjadi penanda berakhirnya masa studi, tetapi juga awal peran para lulusan sebagai duta Universitas Negeri Malang di negara masing-masing. Melalui jejaring alumni internasional yang terus berkembang, UM optimistis dapat memperluas kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, dan pertukaran budaya dengan berbagai mitra di dunia.
Langkah tersebut juga sejalan dengan komitmen Universitas Negeri Malang dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan keempat tentang Pendidikan Berkualitas dan tujuan ke-17 mengenai Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Melalui peningkatan akses pendidikan internasional dan penguatan kerja sama lintas negara, UM terus memperkokoh posisinya sebagai perguruan tinggi yang berdaya saing global.












