Oleh : Haris Amrullah, M.Pd, Faiza Aurelia Syahrani
Malang, ZonaJatim – Mahasiswa Pendidikan Ekonomi dan PJKR UIBU melaksanakan Program Pengabdian Masyarakat Berbasis Potensi (PMBP) di SMP dan Pesantren Darunnajah 2 Karangploso, Kabupaten Malang.
Melalui kolaborasi lintas disiplin, mahasiswa menggabungkan edukasi gaya hidup sehat dengan pemberdayaan UMKM wedang rempah untuk memperkuat literasi kesehatan sekaligus menumbuhkan semangat kewirausahaan di kalangan siswa.
Program yang berlangsung mulai 1 April hingga 31 Mei 2026 ini melibatkan mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi serta Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR) Universitas Insan Budi Utomo (UIBU) Malang.

Beragam kegiatan diselenggarakan, mulai dari senam bersama, workshop gaya hidup sehat, pelatihan manajemen UMKM sederhana, praktik pembuatan wedang rempah, hingga edukasi digital marketing.
Pemilihan wedang rempah sebagai media pembelajaran didasarkan pada potensi lokal Karangploso yang kaya akan tanaman rempah, seperti jahe, kunyit, serai, dan temulawak.
Selain memiliki manfaat bagi kesehatan, bahan-bahan tersebut juga menyimpan nilai ekonomi karena dapat diolah menjadi produk yang memiliki daya jual.

Dalam workshop yang digelar, siswa diajak memahami pentingnya menerapkan pola hidup sehat melalui konsumsi minuman alami sebagai alternatif pengganti minuman tinggi gula.
Tidak hanya memperoleh materi secara teori, para peserta juga mempraktikkan langsung proses pembuatan wedang rempah sehingga pengalaman belajar menjadi lebih aplikatif.
Sementara itu, mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Ekonomi memberikan pelatihan mengenai pengelolaan usaha sederhana kepada pelaku UMKM dan para siswa.

Materi yang disampaikan mencakup pencatatan keuangan sederhana, perhitungan harga pokok produksi, penentuan harga jual, pengelolaan laba, hingga strategi pemasaran digital melalui media sosial.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, siswa diperkenalkan bahwa menjaga kesehatan dapat berjalan seiring dengan membangun jiwa kewirausahaan. Wedang rempah tidak hanya menawarkan manfaat sebagai minuman sehat, tetapi juga memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi produk usaha yang mampu meningkatkan nilai ekonomi masyarakat.
Program ini juga mendorong siswa agar lebih peka dalam melihat potensi yang ada di lingkungan sekitar sebagai peluang usaha. Dengan mengenalkan konsep kewirausahaan sejak dini, diharapkan tumbuh kreativitas, kemandirian, serta keberanian untuk mengembangkan produk berbasis potensi lokal.
Antusiasme peserta tampak sepanjang pelaksanaan kegiatan. Siswa aktif mengikuti sesi diskusi, praktik pembuatan wedang rempah, hingga pelatihan pemasaran digital.
Pihak sekolah dan pesantren pun mengapresiasi program tersebut karena dinilai memberikan manfaat yang tidak hanya berkaitan dengan kesehatan, tetapi juga membekali peserta dengan keterampilan yang relevan untuk masa depan.

Bagi Mahasiswa Pendidikan Ekonomi dan PJKR UIBU, kegiatan PMBP juga menjadi sarana untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan melalui pengabdian kepada masyarakat.
Kolaborasi lintas program studi tersebut menunjukkan bahwa berbagai persoalan di tengah masyarakat dapat diselesaikan melalui sinergi berbagai disiplin ilmu sehingga menghasilkan dampak yang lebih luas dan berkelanjutan.
Melalui program ini, budaya hidup sehat di lingkungan sekolah dan pesantren diharapkan semakin berkembang. Di sisi lain, penguatan kapasitas UMKM wedang rempah diharapkan mampu meningkatkan daya saing usaha lokal sekaligus menginspirasi generasi muda untuk memanfaatkan potensi daerah sebagai peluang berwirausaha di masa depan.











