Zona Jatim
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Surabaya
    • Malang Raya
    • Banyuwangi
  • Edukasi
  • Properti
    • Arsitektur dan Interior
    • Perumahan
    • Serba-serbi Properti
    • Jual Beli Sewa Properti
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Travel
  • Olahraga
  • News
    • Nasional
    • Surabaya
    • Malang Raya
    • Banyuwangi
  • Edukasi
  • Properti
    • Arsitektur dan Interior
    • Perumahan
    • Serba-serbi Properti
    • Jual Beli Sewa Properti
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Travel
  • Olahraga
No Result
View All Result
Zona Jatim
No Result
View All Result
  • News
  • Edukasi
  • Properti
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Travel
  • Olahraga
Home News

Kepala SMKN 1 Turen Raih Terbaik 1 GTK Transformatif 2026, Inovasi TEKO Jadi Andalan

Udin by Udin
November 7, 2026
Reading Time: 4 mins read
A A
0
Kepala SMKN 1 Turen Terbaik 1 GTK Transformatif 2026
0
SHARES
30
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatAppQRCode

MALANG, ZonaJatim – Prestasi membanggakan kembali diraih SMK Negeri 1 Turen, Kabupaten Malang. Kepala SMK Negeri 1 Turen, Dr. Suyitno, M.Pd., berhasil meraih predikat Terbaik 1 GTK Transformatif kategori Kepala SMA/SMK/SLB dalam ajang Apresiasi GTK Tingkat Provinsi Jawa Timur 2026.

RELATED POSTS

SMKN 1 Turen Gelar Guest Lecture Digital Marketing, Ajak Siswa Kuasai Strategi Pemasaran

Universitas Negeri Malang Naik ke Peringkat 430 Asia dalam QS Asia University Rankings (AUR) 2027

GP Ansor Banten Dukung Penegakan Hukum Polri, Adam Ma’rifat: Gas Terus!

Penghargaan ini diraih berkat inovasi bertajuk “Transformasi Pembelajaran Berbasis Industri melalui TEKO”. Inovasi tersebut mengintegrasikan tujuh konsentrasi keahlian di SMKN 1 Turen dalam satu wadah pembelajaran kolaboratif.

TEKO sendiri merupakan singkatan dari Tefa Kolaboratif. Melalui konsep ini, pembelajaran lintas kompetensi dirancang agar saling terhubung dan menghasilkan pengalaman belajar yang lebih nyata sesuai kebutuhan dunia industri.

Capaian tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa inovasi pembelajaran tidak harus berangkat dari program yang sepenuhnya baru. Konsistensi dalam mengembangkan praktik pembelajaran, kreativitas, dan kerja sama seluruh warga sekolah dapat melahirkan perubahan yang berdampak.

TEKO, Kolaborasi Tujuh Konsentrasi Keahlian

Bagi Dr. Suyitno, inovasi TEKO bukanlah program yang dibuat semata-mata untuk mengikuti ajang penghargaan. Konsep tersebut telah diterapkan dalam aktivitas pembelajaran di SMKN 1 Turen selama lebih dari satu tahun.

Dalam pelaksanaannya, tujuh konsentrasi keahlian berkolaborasi melalui kegiatan praktik pembelajaran dalam satu wadah yang diberi nama SAISAKA (Kafe Kolaborasi).

SAISAKA menjadi ruang bagi siswa dari berbagai bidang keahlian untuk bertemu, mengembangkan kreativitas, dan mempraktikkan keterampilan secara bersama-sama. Dengan pendekatan ini, pembelajaran tidak hanya berpusat pada teori di kelas, tetapi juga memberikan pengalaman langsung melalui kerja lintas kompetensi.

Membangun kolaborasi tujuh konsentrasi keahlian tentu bukan perkara mudah. Dr. Suyitno mengakui bahwa tantangan terbesar muncul pada tahap awal penerapan inovasi. Seluruh warga sekolah perlu membangun komunikasi, menyamakan visi, dan mengubah pola kerja yang sebelumnya berjalan berdasarkan bidang keahlian masing-masing menjadi budaya kolaborasi.

Proses tersebut kemudian berkembang menjadi praktik pembelajaran yang mendapat pengakuan di tingkat Provinsi Jawa Timur.

Lalui Seleksi Ketat, Dr. Suyitno Tak Menyangka Raih Penghargaan

Penghargaan Terbaik 1 GTK Transformatif Jawa Timur 2026 diraih melalui serangkaian tahapan seleksi. Proses pengusulan dan pengisian dokumen persyaratan melalui Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Malang dimulai pada 2 September 2026.

Seleksi dilanjutkan dengan penilaian substansi melalui naskah dan video inovasi. Peserta yang lolos kemudian mengikuti tahap wawancara pada 24 Oktober 2026.

Persaingan dalam ajang tersebut cukup ketat. Berdasarkan keterangan Dr. Suyitno, sebanyak 448 GTK lolos verifikasi administrasi dan melanjutkan ke tahap wawancara. Dari jumlah tersebut, 66 GTK kemudian masuk tahap workshop dan gelar karya.

Di tengah proses seleksi tersebut, Dr. Suyitno mengaku tidak menyangka praktik kolaborasi yang selama ini dijalankan bersama warga sekolah justru mendapat apresiasi di tingkat provinsi.

“Selama ini saya bersama Bapak Ibu guru dan tendik serta para murid melakukan Tefa Kolaborasi sebagai bagian dari aktivitas pembelajaran dan tidak menyangka mendapat pengakuan yang luar biasa sebagai inovasi yang berdampak.”

Baginya, penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas proses pembelajaran yang telah dibangun bersama, bukan sekadar hasil dari persiapan untuk mengikuti kompetisi.

Prestasi yang Lahir dari Kerja Bersama

Dr. Suyitno tidak menempatkan dirinya sebagai satu-satunya pihak yang berperan dalam pencapaian tersebut. Ia menilai keberhasilan ini merupakan hasil kontribusi seluruh elemen sekolah, mulai dari guru, tenaga kependidikan, murid, hingga Komite Sekolah.

Saat ditanya mengenai pihak yang paling berperan dalam perjalanan meraih penghargaan, ia menegaskan bahwa semua memiliki kontribusi.

“Semua guru dan tendik serta para murid bahkan Komite Sekolah. Semua berperan hingga apresiasi ini kami peroleh.”

Semangat kebersamaan tersebut juga tercermin dalam filosofi TEKO yang menjadi dasar inovasi pembelajaran di SMKN 1 Turen. Dr. Suyitno menggambarkan kolaborasi melalui proses meracik minuman dalam sebuah teko. Berbagai bahan dengan karakter dan takaran berbeda dapat menghasilkan sajian yang bernilai ketika dipadukan secara tepat.

“Ketika minuman mengalir dari sebuah teko, yang kita nikmati sesungguhnya bukan hanya air. Di dalamnya telah berpadu berbagai bahan: gula, teh, kopi, rempah, bahkan sentuhan tangan yang meraciknya. Masing-masing memiliki karakter, fungsi, dan takaran yang berbeda. Namun ketika dipertemukan dalam komposisi yang tepat, semuanya melebur menjadi satu sajian yang memiliki rasa, nilai, dan manfaat. Begitulah dunia industri bekerja. Begitulah sekolah ini seharusnya bekerja.”

Filosofi tersebut menggambarkan bahwa perbedaan kompetensi bukanlah penghalang untuk bekerja bersama. Sebaliknya, perpaduan berbagai keahlian justru dapat menghasilkan nilai tambah dalam proses pembelajaran, sebagaimana kebutuhan dunia industri yang menuntut kerja lintas bidang.

Tambah Deretan Prestasi SMKN 1 Turen

Penghargaan yang diraih Dr. Suyitno turut menambah catatan prestasi SMKN 1 Turen. Sebelumnya, sekolah ini juga memperoleh capaian melalui siswanya yang meraih Juara 2 FIKSI tingkat nasional. Selain itu, salah satu guru SMKN 1 Turen berhasil meraih Juara 1 Anugerah Guru Prima tingkat Kabupaten Malang.

Rangkaian prestasi tersebut menunjukkan kontribusi berbagai unsur sekolah dalam mengembangkan kualitas pendidikan. Guru terus berinovasi dalam pembelajaran, siswa menunjukkan kemampuan dan kreativitas, sementara pimpinan sekolah mendorong terciptanya lingkungan pendidikan yang mendukung perkembangan seluruh warga sekolah.

Keberhasilan tersebut tidak hanya bertumpu pada pencapaian individu, tetapi juga pada upaya membangun budaya belajar dan berkolaborasi secara berkelanjutan.

Siap Wakili Jawa Timur ke Tingkat Nasional

Setelah meraih predikat Terbaik 1 tingkat Provinsi Jawa Timur, Dr. Suyitno akan melanjutkan perjuangannya dengan mewakili provinsi dalam ajang tingkat nasional.

Sejumlah persiapan telah direncanakan, mulai dari menyempurnakan pelaksanaan inovasi, memperluas pengimbasan, hingga mendorong replikasi TEKO di sekolah lain. Ia juga akan mengikuti pembekalan teknis yang diselenggarakan BBGTK Provinsi Jawa Timur.

Namun, target yang ingin dicapai tidak sebatas mempersiapkan diri untuk kompetisi berikutnya. Dr. Suyitno berharap kolaborasi dapat semakin mengakar dan menjadi budaya dalam seluruh proses pembelajaran maupun kegiatan di SMKN 1 Turen.

Dengan demikian, TEKO tidak berhenti sebagai inovasi yang mengantarkan penghargaan, tetapi terus berkembang menjadi model pembelajaran yang memberikan manfaat lebih luas bagi dunia pendidikan.

Momen pengumuman penghargaan pun menjadi pengalaman yang membekas bagi Dr. Suyitno. Saat namanya disebut sebagai penerima penghargaan, ia justru teringat kepada seluruh warga sekolah yang selama ini terlibat dalam perjalanan membangun SMKN 1 Turen.

“Saat nama saya disebut sebagai penerima penghargaan, yang terbayang adalah wajah-wajah yang setiap hari menghidupkan sekolah ini. Saya teringat Bapak dan Ibu guru yang sabar membimbing, tenaga kependidikan yang memastikan banyak hal berjalan baik, para murid yang terus berani belajar, mencoba, dan bertumbuh, serta Komite Sekolah yang tidak lelah-lelahnya mendukung setiap aktivitas. Saya menyadari betapa banyak tangan yang mengantarkan saya menerima penghargaan ini.”

Penghargaan Terbaik 1 GTK Transformatif 2026 menjadi momentum bagi SMKN 1 Turen untuk terus memperkuat inovasi dan budaya kolaborasi. Melalui TEKO, sekolah ini berupaya membuktikan bahwa keterpaduan berbagai kompetensi dapat menghadirkan pengalaman belajar yang lebih relevan dengan kebutuhan industri sekaligus menginspirasi satuan pendidikan lainnya.

ADVERTISEMENT

Kini, inovasi tersebut bersiap melangkah ke tingkat nasional dengan membawa semangat kolaborasi warga SMKN 1 Turen dan harapan untuk terus mengembangkan pendidikan yang berdampak.

Tags: Kepala SMKN 1 Turen Terbaik 1 GTK Transformatif 2026
ShareTweetSendScan
Udin

Udin

Related Posts

SMKN 1 Turen Gelar Guest Lecture Digital Marketing
News

SMKN 1 Turen Gelar Guest Lecture Digital Marketing, Ajak Siswa Kuasai Strategi Pemasaran

November 7, 2026
Universitas Negeri Malang Naik ke Peringkat 430 Asia
Kampus

Universitas Negeri Malang Naik ke Peringkat 430 Asia dalam QS Asia University Rankings (AUR) 2027

November 7, 2026
GP Ansor Banten
News

GP Ansor Banten Dukung Penegakan Hukum Polri, Adam Ma’rifat: Gas Terus!

November 6, 2026
Peran Empat Jenderal Polri
News

Peran Empat Jenderal Polri dalam Kasus Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo

November 6, 2026
UPT Perpustakaan UM
Pendidikan

UPT Perpustakaan UM Raih Juara 1 Best Library Collaboration Award 2026

November 2, 2026
Seminar Hari Santri 2026 di Unikama
Kampus

Seminar Hari Santri 2026 di Unikama: Kupas 4 Rahasia Keajaiban Rezeki dan Spiritualitas Kampus

November 3, 2026
Next Post
Peran Empat Jenderal Polri

Peran Empat Jenderal Polri dalam Kasus Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo

GP Ansor Banten

GP Ansor Banten Dukung Penegakan Hukum Polri, Adam Ma’rifat: Gas Terus!

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended Stories

Pakis Green Action

Mengusung Pakis Green Action, Mahasiswa UPN Veteran Jatim Resmi Memulai Kuliah Kerja Nyata di Kelurahan Pakis Surabaya

July 29, 2026
KKNTK Kelompok 09 Unigoro

Survei Awal KKNTK Kelompok 09 Unigoro di Desa Clebung: Petakan Masalah, Potensi, dan Gali Sejarah Asal-Usul Desa

June 5, 2026
Program PJJ S2 UM

Program PJJ S2 UM 2026 Resmi Dibuka, Solusi Kuliah Magister Fleksibel

July 6, 2026

Popular Stories

  • Rayon SPMB Kota Malang

    Daftar Lengkap Rayon SPMB Kota Malang Jalur Domisili SMA 2025 Berdasarkan Kelurahan dan Sekolah Tujuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lengkap! Jadwal Karnaval Malang Agustus 2026, Catat Lokasi dan Tanggalnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apa Itu Rayon di SPMB 2025? Panduan Lengkap Jalur Domisili di Kota Malang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • UMK Jawa Timur Terbaru dan Resmi! Daftar Lengkap Upah Minimum 38 Kabupaten Dan Kota

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gema Selawat di Fesban ASMR Voll 2 Remaja Musholla Al-Mustaqim Sidoarjo, Rajut Cinta dan Kedamaian Lewat Seni Al-Banjari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Zona Jatim

© 2026 .

Zona Jatim Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak dan Alamat
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Kirim Artikel

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Surabaya
    • Malang Raya
    • Banyuwangi
  • Edukasi
  • Properti
    • Arsitektur dan Interior
    • Perumahan
    • Serba-serbi Properti
    • Jual Beli Sewa Properti
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Travel
  • Olahraga

© 2026 .