Sidoarjo, ZonaJatim.net – Rangkaian kegiatan Masa Penerimaan Anggota Baru (MAPABA) Raya IV PMII Rayon Tarbiyah dan Rayon Syariah Komisariat Al Khoziny telah selesai dilaksanakan. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 2–4 Oktober 2026, tersebut digelar di MTs Ma’arif NU Ngaban, Sidoarjo.
MAPABA Raya IV menjadi salah satu agenda kaderisasi awal untuk membentuk sekaligus mengenalkan nilai-nilai dasar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) kepada para peserta.
Kegiatan tersebut mengusung tema, “Membangun Fondasi Kader PMII yang Berlandasan Aswaja, Berwawasan Intelektual, serta Memiliki Kepedulian Sosial.”
MAPABA Raya IV diselenggarakan secara bersama oleh PMII Rayon Tarbiyah dan PMII Rayon Syariah Komisariat Al Khoziny sebagai bentuk sinergitas dalam memperkuat kaderisasi serta membangun fondasi kader PMII yang memiliki karakter, wawasan, dan kepedulian terhadap lingkungan sosial.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan berbagai materi pengaderan yang telah disiapkan panitia. Materi tersebut diberikan sebagai bekal awal bagi peserta untuk mengenal lebih dekat PMII, nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja), Nilai Dasar Pergerakan (NDP), analisis sosial, Kopri, ke-Indonesia-an, serta berbagai wawasan yang berkaitan dengan kehidupan mahasiswa dan gerakan.
Melalui berbagai materi dan forum yang dilaksanakan, peserta tidak hanya diarahkan untuk memahami PMII secara organisatoris, tetapi juga diajak membangun pola pikir kritis, memiliki wawasan intelektual, mampu membaca realitas sosial, serta memahami pentingnya peran mahasiswa dalam kehidupan bermasyarakat.
Ketua Pelaksana MAPABA Raya IV, Kevin, menyampaikan bahwa berakhirnya rangkaian kegiatan tersebut bukan berarti berakhir pula proses kaderisasi bagi para peserta. Menurutnya, MAPABA justru menjadi pintu awal bagi peserta untuk memulai proses panjang sebagai kader PMII.
“MAPABA boleh selesai, tetapi proses sebagai kader baru saja dimulai. Saya berharap peserta tidak berhenti setelah kegiatan ini, tetapi terus belajar, berproses, dan berani mengambil peran di PMII, kampus, maupun masyarakat,” ujar Kevin selaku Ketua Pelaksana MAPABA Raya IV.
Sementara itu, Ketua Rayon Tarbiyah, Eggi, mengingatkan seluruh peserta untuk kembali menata niat dan memahami tujuan ketika memutuskan bergabung dengan PMII. Menurutnya, PMII bukanlah tempat untuk menjanjikan kesuksesan, melainkan ruang untuk menemukan jalan, pengalaman, ilmu, jaringan, serta proses yang dapat membentuk seorang kader.
“Tata niat kembali. Apa tujuan kalian masuk PMII? Jangan beranggapan bahwasanya masuk PMII bisa membuat kalian sukses. Tidak. Tetapi apabila kalian menginginkan kesuksesan, PMII bisa memberikan jalannya. Selebihnya, bagaimana kalian mau berproses, belajar, dan mengambil kesempatan yang ada di dalamnya,” ujar Eggi, Ketua Rayon Tarbiyah.
Lebih lanjut, Ketua Rayon Syariah, Ulin, berpesan kepada seluruh peserta MAPABA Raya IV agar setelah kembali ke rayon masing-masing, mereka dapat menjadi kader yang aktif dan memberikan manfaat bagi organisasi. Ia juga menekankan pentingnya mengubah cara pandang kader terhadap organisasi, dari yang awalnya berpikir tentang apa yang akan diberikan organisasi kepada mereka menjadi apa yang dapat mereka berikan untuk organisasi.
“Kepada peserta MAPABA Raya IV, ketika kalian sudah kembali ke rayon masing-masing, kami selaku panitia sangat berharap kalian menjadi kader yang aktif dan bermanfaat bagi rayon masing-masing. Jangan pernah berharap apa yang akan diberikan organisasi kepada kalian, tetapi ubah pikiran itu menjadi: apa yang bisa saya berikan kepada organisasi. Kami berharap kalian mengikuti seluruh rangkaian acara dengan khidmat dan jangan lupa untuk mencatat setiap ilmu yang diberikan, karena apa yang kalian dapatkan hari ini akan menjadi bekal dalam proses kalian ke depan,” ujar Ulin, Ketua Rayon Syariah.
Ketiga pesan tersebut menjadi refleksi sekaligus harapan bagi para peserta setelah menyelesaikan MAPABA Raya IV. MAPABA bukanlah titik akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang untuk menjadi kader PMII yang terus belajar, berproses, bergerak, dan memberikan manfaat.
Selama tiga hari pelaksanaan, seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan berbagai dinamika proses kaderisasi. MAPABA Raya IV diharapkan mampu menjadi gerbang awal bagi peserta untuk berproses di PMII, membangun solidaritas, memperluas wawasan, serta menumbuhkan kesadaran untuk senantiasa hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Dengan berakhirnya MAPABA Raya IV, proses kaderisasi bukan berarti selesai. Justru, proses yang sesungguhnya baru saja dimulai. Dari sini diharapkan lahir kader-kader PMII yang berlandaskan Aswaja, berwawasan intelektual, memiliki kepedulian sosial, serta siap melanjutkan estafet perjuangan dan pengabdian di PMII.










