Zona Jatim
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Surabaya
    • Malang Raya
    • Banyuwangi
  • Edukasi
  • Properti
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Travel
  • Olahraga
  • News
    • Nasional
    • Surabaya
    • Malang Raya
    • Banyuwangi
  • Edukasi
  • Properti
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Travel
  • Olahraga
No Result
View All Result
Zona Jatim
No Result
View All Result
  • News
  • Edukasi
  • Properti
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Travel
  • Olahraga
Home Teknologi

Konsep Komputasi “2 Level” Data Center Luar Angkasa Intel Mulai di Ajukan Untuk Kelola Ribuan Satelit

Ardy Septian Putra by Ardy Septian Putra
August 10, 2026
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Data Center Luar Angkasa Intel siap di patenkan.

Ilustrasi Data Center Luar Angkasa Intel yang menjadi pusat komputasi dari data center yang mengorbit dibawahnya. (Foto oleh Gemini)

0
SHARES
7
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatAppQRCode

ZonaJatim – Industri teknologi antariksa kini memasuki babak baru yang sangat mengejutkan melalui inovasi arsitektur jaringan orbit. Perusahaan raksasa semikonduktor Intel secara resmi telah mengajukan paten untuk mengoperasikan jaringan pusat data di orbit Bumi. Konsep Data Center Luar Angkasa Intel ini dirancang khusus guna mengendalikan ribuan satelit secara efektif dan mandiri dari luar angkasa.

RELATED POSTS

Tembus 400 TOPS, 2 Satelit AI China Terbaru Siap Pantau Sektor Pertanian Indonesia

Amazing! Kesepakatan 55 Miliar Dolar AS Buat EA (Electronic Arts) Resmi Menjadi Perusahaan Privat

Harga Chip Qualcomm Naik Sebesar 2 Digit Siap Membuat Harga Gadget Meroket Tajam di Pertengahan Tahun 2026

​Inovasi mutakhir ini terungkap dari dokumen paten bernomor US 2026/0230175 A1 yang dipublikasikan baru-baru ini. Mengutip dari Patentlyze dan melansir dari Tom’s Hardware, sistem jaringan dua tingkat ini menempatkan pusat kendali utama di orbit yang lebih tinggi. Strategi ini memindahkan sebagian besar beban komputasi navigasi satelit yang sebelumnya sangat bergantung pada stasiun penerima di permukaan Bumi.

Solusi Efisien Data Center Luar Angkasa Intel Untuk Jaringan Orbit

​Sistem konvensional seperti Starlink milik SpaceX maupun Project Kuiper milik Amazon selama ini sangat mengandalkan jaringan pengendali di darat. Komputer di  Bumi harus menghitung rute komunikasi, alokasi spektrum frekuensi, serta penyesuaian lalu lintas satelit secara bersamaan. Ketergantungan konvensional tersebut kerap memicu jeda waktu pemrosesan data ketika jumlah armada satelit berkembang hingga puluhan ribu unit.

Konsep Data Center Luar Angkasa Intel
Konsep Data Center Luar Angkasa Intel (Sumber : Intel)

​Pendekatan inovatif data center luar angkasa Intel menawarkan arsitektur “2 Level” yang jauh lebih responsif. Satelit berukuran besar dengan kapasitas pemrosesan dan penyimpanan data tinggi ditempatkan pada Medium Earth Orbit (MEO) atau Geosynchronous Earth Orbit (GEO). Dari posisi strategis tersebut, satelit utama bertindak sebagai otak pengendali bagi ribuan satelit sederhana di Low Earth Orbit (LEO).

​Kehadiran node pusat data di orbit yang lebih tinggi memungkinkan pengawasan area cakupan LEO secara berkelanjutan. Rencana penerbangan, penjadwalan tugas, dan mitigasi gangguan sinyal dapat diproses langsung di luar angkasa tanpa terus-menerus mengirim sinyal ke darat. Langkah cerdas ini tidak hanya mempercepat waktu pengambilan keputusan, tetapi juga menekan beban lalu lintas komunikasi antariksa.

Perbedaan Konsep Data Center Luar Angkasa Intel dan Kompetitor Raksasa

​Pendekatan Intel ini memiliki perbedaan mendasar jika dibandingkan dengan proyek antariksa dari SpaceX maupun Google. SpaceX dengan satelit AI1 serta Google melalui Project Suncatcher berfokus memindahkan komputasi kecerdasan buatan langsung ke ruang hampa. Sementara itu, Data Center Luar Angkasa Intel difokuskan sebagai infrastruktur manajemen jaringan dan pemrosesan navigasi antariksa.

​Dengan memindahkan fungsi kontrol jaringan ke orbit yang lebih tinggi, pembuat satelit LEO dapat merancang unit yang lebih murah dan ringkas. Satelit LEO tidak perlu lagi membawa beban perangkat keras komputasi tingkat tinggi yang rumit dan berat. Efisiensi biaya produksi satelit di tingkat bawah diprediksi akan menurun secara signifikan berkat pembagian beban kerja ini.

​Kendati demikian, keberadaan stasiun pengendali di darat tetap dibutuhkan untuk koordinasi data utama ke permukaan Bumi. Mengutip dari Patentlyze, pengalihan tugas manajemen operasional ke ruang angkasa akan membuat konstelasi satelit lebih tahan terhadap gangguan jaringan terestrial. Ketahanan sistem komunikasi global pun dapat ditingkatkan ke level yang lebih aman dan terintegrasi.

​Masa Depan Infrastruktur Komunikasi Antariksa

​Pengajuan paten ini merupakan kelanjutan dari pendaftaran awal Intel yang sebelumnya telah disetujui pada bulan Februari. Hingga saat ini belum ada kepastian resmi apakah Intel akan memproduksi sendiri perangkat keras satelit fisik tersebut. Namun, dokumen ini menegaskan kesiapan Intel dalam menyediakan arsitektur chip dan prosesor khusus berstandar kualifikasi antariksa.

ADVERTISEMENT

​Tantangan teknis seperti pelepasan panas di ruang hampa udara serta perlindungan radiasi kosmik masih menjadi fokus pengembangan industri teknologi. Beberapa ahli menilai bahwa pengoperasian pusat data di orbit tinggi memerlukan sistem radiator yang andal agar komponen elektronik tidak mengalami masalah panas berlebih. Meski begitu, potensi penghematan biaya peluncuran jangka panjang dinilai sangat menjanjikan bagi para operator satelit komersial.

​Kebutuhan akan konektivitas internet satelit berkecepatan tinggi diprediksi terus meningkat drastis dalam beberapa tahun mendatang. Penerapan Data Center Luar Angkasa Intel dapat menjadi standar baru dalam pengelolaan konstelasi satelit berskala sangat besar. Langkah strategis ini membuktikan bahwa persaingan komputasi awan kini telah meluas hingga ke luar angkasa.

Tags: AIData CenterIntelLuar Angkasa
ShareTweetSendScan
Ardy Septian Putra

Ardy Septian Putra

Penulis SEO berbasis riset seputar tren teknologi, game, otomotif, dan ekonomi

Related Posts

Satelit AI China, Oriental Smart Eye (OSE) hyperspectral satellites 01 and 02. (Sumber: CGTN)
Teknologi

Tembus 400 TOPS, 2 Satelit AI China Terbaru Siap Pantau Sektor Pertanian Indonesia

August 8, 2026
Perusahaan Video Game, EA atau Electronic Arts menjadi perusahaan privat Saudi Arabia
Game

Amazing! Kesepakatan 55 Miliar Dolar AS Buat EA (Electronic Arts) Resmi Menjadi Perusahaan Privat

August 6, 2026
Semua perangkat yang menggunakan Chip Qualcomm akan mengalami kenaikan harga mulai 1 September 2026 mendatang
Artificial Intelligence

Harga Chip Qualcomm Naik Sebesar 2 Digit Siap Membuat Harga Gadget Meroket Tajam di Pertengahan Tahun 2026

July 29, 2026
Cuplikan dari Youtube DryxioGTA menunjukkan hasil Mod GTA
Game

Absurd! Mod GTA Ini Ciptakan Portal Menakjubkan Antar 3 Game Klasik

July 27, 2026
Ini adalah gambaran Rekomendasi Laptop Bekas 2026 yang bisa di pilih dengan harga terjangkau
Teknologi

Rekomendasi Laptop Bekas 2026 yang Powerful dengan Spesifikasi 4 Core 8 Thread Paling “Affordable”

July 23, 2026
Laptop Bekas Berkualitas
Teknologi

Rahasia Ampuh Memilih Laptop Second yang “worth-while” di 2026

July 20, 2026
Next Post
Soekarno Cup 2026

Soekarno Cup 2026 Resmi Bergulir di Surabaya, Diikuti 400 Pemain Dari 16 Provinsi

mahasiswa UM-BBM

Mahasiswa UM-BBM Perluas Pemasaran UMKM Della Muda Dengan Menggandeng UM-Mart

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended Stories

kepemilikan bangunan milik sendiri di jawa timur

10 Wilayah dengan Status Kepemilikan Bangunan Milik Sendiri Terendah di Jawa Timur 2025: Kota Surabaya Paling Rendah

April 21, 2026
Rayon SPMB Kota Malang

Daftar Lengkap Rayon SPMB Kota Malang Jalur Domisili SMA 2025 Berdasarkan Kelurahan dan Sekolah Tujuan

June 15, 2025
Jalan Puncak Bendungan Lahor

Jalan Puncak Bendungan Lahor Resmi Ditutup untuk Mobil Mulai 1 Agustus 2026, Ini Alasan PJT I

July 22, 2026

Popular Stories

  • Rayon SPMB Kota Malang

    Daftar Lengkap Rayon SPMB Kota Malang Jalur Domisili SMA 2025 Berdasarkan Kelurahan dan Sekolah Tujuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apa Itu Rayon di SPMB 2025? Panduan Lengkap Jalur Domisili di Kota Malang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gema Selawat di Fesban ASMR Voll 2 Remaja Musholla Al-Mustaqim Sidoarjo, Rajut Cinta dan Kedamaian Lewat Seni Al-Banjari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengusung Pakis Green Action, Mahasiswa UPN Veteran Jatim Resmi Memulai Kuliah Kerja Nyata di Kelurahan Pakis Surabaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KKN-TK Kelompok 14 Unigoro Dorong Kolaborasi Mahasiswa dan Masyarakat Kembangkan Potensi Desa Bareng

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Zona Jatim

© 2026 .

Zona Jatim Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak dan Alamat
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Artikel

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Surabaya
    • Malang Raya
    • Banyuwangi
  • Edukasi
  • Properti
  • Kesehatan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Travel
  • Olahraga

© 2026 .